Serangan Jantung, Petani Asal Undaan Tengah Ditemukan Meninggal di Area Sawah

oleh

Kudus, isknews.com – Seorang warga Desa Undaan Tengah gang 12 Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, bernama Yakob bin Mariji (60), pada Kamis (19/12/2019) sekira pukul 10.30 WIB pagi tadi, ditemukan meninggal dunia, di area pesawahan turut Desa Undaan Tengah Gang 8 Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Diduga korban meninggal akibat penyakit jantung.

Jenazah setelah dievakuasi ke Kediaman (Foto: istimewa)

Sekitar pukul 07.00 WIB korban pergi ke sawah untuk menggarap persawahan miliknya. Pada pukul 10.30 WIB tiba-tiba korban jatuh tertelungkup dan ditolong oleh rekan korban Suwondo (45).

TRENDING :  Seruduk Warung Pengemudi Truk Meninggal

“Kejadian sekitar jam 11.30 WIB saya ketakutan lalu saya menghubungi teman saya untuk membantu dan langsung dibawa ke Puskesmas,” jelasnya.

Menurut keterangan Kapolsek Undaan, AKP Anwar, pihaknya mendapatkan informasi dari warga tentang adanya temuan orang meninggal dunia secara mendadak di area persawahan, turut Desa Unsaan tengah gang 12 Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Menginap di Rumah Orang, Kasimi Hembuskan Napas Terakhir
Jenazah Korban

Setelah mendapat laporan, dirinya bersama petugas segera mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban, sambil menghubungi petugas medis dari Puskesmas Undaan.

“Saat petugas datang, jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah duka,” jelas Kapolsek.

TNI – POLRI setempat

Kapolsek menambahkan, dari hasil identifikasi, berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dr Aris dari Puskesmas Undaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

TRENDING :  Janazah Korban Mutilasi Karawang Tiba di Pati

“Menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan diduga penyebab kematian korban akibat penyakit jantungnya kabuh dan tidak ada yang menolong, hingga korban meninggal dunia.” terang Kapolsek.

Setelah dilakukan musyawarah, pihak keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menuntut pihak manapun atas terjadinya peristiwa tersebut dan meminta agar jenazah korban dapat segera dimakamkan. (ACF/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :