Setelah Sempat Deadlock Pasca Musda, Akhirnya Budiyono Resmi Nahkodai DPD PAN Kudus

oleh -823 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pasca Musda Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Kudus yang hampir dua bulan lebih terlewati tanpa kejelasan siapa sebenanya ketua PAN terrekomendasi dari 4 orang formatur terpilih, Akhirnya minggu kemarin (5/6) terjawab sudah siapa yang akhirnya dipilih oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jawa Tengah untuk memimpin DPD PAN Kudus periode 2015-2020.

Dalam sebuah jumpa pers yang digelar Budiyono  di sebuah Rumah Makan di kawasan Undaan Lor Kudus, Jumpa pers yang juga dihadiri  oleh 22 pengurus DPD dan DPC PAN, karena Budiyono yang juga mengundang Ketua, Bendahara dan Sekretaris di 9 DPC PAN Se Kudus, menjelaskan bahwa dirinya diberi amanah oleh DPW PAN Jawa Tengah untuk memimpin DPD PAN Kudus selama masa periode 2015-2020, melalui sebuah Surat Penetapan yang diterbitkan oleh DPW PAN Jawa Tengah dan ditandatangani oleh Ketua DPW PAN Jawa Tengah Wahyu Kristianto dan sekretaris DPW PAN Umar Hasyim.

“Jadi forum kami sore ini adalah forum konsolidasi DPC, karena pada saat situasi sekarang ini hanya DPC lah yang masih belum demisioner secara jabatan struktural di partai, dan hasil rapat konsolidasi ini saya diminta mengumumkan kepada publik melalui media, tentang hal ini, dan kami diberi waktu selama 30 hari untuk segera menyusun kepengurusan DPD, untuk itu dalam membangun sistem rekruitmen ini nanti kami berusaha mendengar dan semaksimal mungkin mengakomodasi suara cabang terkait dengan SDM bahkan juga tentang peningkatan kuantitas perempuan yang akan mengisi kepengurusan ke depan,” Jelas Budiyono

“Kami siap bekerja dengan siapapun, dan selama untuk perbaikan partai kedepan, namun saya juga tidak bisa bekerja sendiri karena masih ada 4 orang anggota formatur yang lain yang tentu saja punya hak untuk ikut serta mengisi orang orang terbaiknya, karena jujur kami tidak akan bisa bekerja sendiri, kami berharap saudara-saudara kami yang ketika Musda kita berseberangan dan berbeda pendapat, ayo kita pulang kembali ke rumah, rumah kita bersama, Rumah PAN Kudus” ujar Budiyono. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :