Sidang Kasus Pencurian Kayu, Terdakwa Minta Penangguhan Penahanan

oleh

Pati, ISKNEWS.COM – Perkara kasus pencurian kayu yang dilakukan Leles, 36, warga Desa Srikaton, Jaken di lahan milik kepala desanya sendiri Endah Dwi Winarni terus berlanjut. Hari ini, Selasa (23-07-2019) telah memasuki sidang ketiga. Persidangan kali ini mendatangkan empat saksi, dan kuasa hukum terdakwa meminta kepada majelis hakim penangguhan penahanan terdakwa.

Pada sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Pati pukul 10.00 juga dihadiri oleh 100 orang yang mendukung dan meminta terdakwa diberikan penangguhan penahanan. Terdakwa sendiri sudah ditahan tiga bulan ini. Agenda sidang yang memeriksa empat saksi yakni Ramijan, Wakijan, Sutrisno, dan Mashud itu berjalan dua jam.


Kuasa Hukum terdakwa kasus pencurian kayu menyerahkan surat permohonan penangguhan penahanan untuk kliennya di Pengadilan Negeri Pati, Selasa (23-07-2019). (ivan nugraha)

Kesaksian para saksi dihadapan majelis hakim yang diketuai Lisfer Berutu dan dua hakim anggota Grace Meilanie an AA. Putu Putra Aiyana, para saksi memberikan banyak keterangan. Ramijan merupakan orang yang hendak membeli kayu dari terdakwa dan dijual kepada Wakijan dan Surtisno.

TRENDING :  Ini Alasan Pasar Rogowangsan Sepi Pembeli
TRENDING :  Narkoba Terus Mengancam, Pemuda Diharapkan Mampu Cegah Peredarannya

Sementara itu saksi Mashud dihadirkan JPU menerangkan pembuktian kepemilikan tanah pekarangan milik Endah yang merupakan Kades Srikaton, Jaken. Endah telah membeli tanah itu dari nenek terdakwa yang kini sudah meninggal sebesar Rp 30 juta. Mashud menjadi saksi penyerahan uang jual beli tanah antara nenek terdakwa dan korban Endah.

Dari keterangan Mashud, terdakwa menyanggah karena menurutnya nenek dan ibunya buta aksara dan belum menerima uang hasil jual beli tanah itu. Majelis hakim dengan sekesama mendengarkan keterangan dari para saksi. Di akhir sidang, ketua hakim menerima surat permohonan penangguhan terdakwa yang diserahkan kuasa hukum terdakwa.

TRENDING :  KONSISTEN TERHADAP KEAMANAN SERTA CIPTAKAN SUASANA KONDUSIF

“Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan. Namun karena penasehat hukum terdakwa belum siap menghadirkan saksi, maka sidang ditunda pekan depan dengan agenda saksi meringankan terdakwa dengan syarat dilarang menghadirkan saksi yang pernah mengikuti perjalanan sidang,” kata Lisfer sambil mengetuk palu berakhirnya sidang. (IN)

KOMENTAR SEDULUR ISK :