SMK NU Ma’arif 2 Kudus Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

oleh -313 kali dibaca
Bantuan diserahkan langsung pihak sekolah yang diwakili Didik Andrianto selaku Waka Kesiswaan kepada Nurhadi Kepala Desa Payaman, Kamis (11/2/2021) pagi. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Sekolah Menengah Kejuruan Nahdhatul Ulama’ (SMK NU) Ma’arif 2 Kudus menggalang aksi sosial dengan memberikan bantuan logistik yang dibutuhkan warga terdampak banjir. Bantuan paket sembako tersebut diserahkan langsung pihak sekolah yang diwakili Didik Andrianto selaku Waka Kesiswaan kepada Nurhadi Kepala Desa Payaman, Kamis (11/2/2021) pagi.

Saeful Annas ketua pelaksana aksi sosial SMK NU Ma’arif 2 Kudus mengatakan, bantuan pihak sekolah yang didapat dari donasi guru, siswa dan karyawan itu selain diserahkan langsung ke lokasi dapur umum pengungsi, juga melalui MWC NU setempat.

“Memang sebagian bantuan yang berupa barang dan uang tunai kita serahkan ke MWC NU Jekulo dan sebagian kita serahkan langsung ke lokasi dapur umum pengungsian,” terangnya.

Pemilihan lokasi penerima bantuan di dapur umum payaman, lanjut Annas, dikarenakan domisili siswa ada yang rumahnya kebanjiran, di Kecamatan Mejobo.

Sementara Kepala Desa Payaman Nurhadi menyampaikan terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan tersebut. “Saya mewakili warga yang terdampak banjir mengucapkan terima kasih atas bantuan logistic yang diberikan,” terangnya.

Warga mengungsi di SD 2 Payaman sampai saat ini berjumlah 77 orang dari sebelumnya 49 warga, “Selain di tempat pengungsian yang telah kami sediakan, warga ada yang memilih untuk tinggal di rumah saudaranya,” papar Nurhadi.

Ditanya terkait pembelajaran di SMK NU Ma’arif 2 Kudus, Didik Andrianto selaku Waka Kesiswaan menyebut saat ini kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk yang teori masih daring sesuai instruksi pusat kemendikbud, namun khusus pelajaran yang membutuhkan praktek kita laksanakan tatap muka, “Terkait dengan pembelajaran kita sesuai instruksi pemerintah, khusus SMK memang kita lakukan daring (teori), namun saat praktek kita memang tidak bisa secara daring, jadi real siswa praktek, namun kapasistas siswa kita dibatasi karena prokes covid-19,” paparnya.

Diketahui, SMK NU Ma’arif 2 Kudus  memilik 3 kejuruan kompetensi, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Permesinan. Sementara pendaftaran tahun ajaran baru tahun ini dimulai bulan maret awal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :