Soal Regruping SD 3 dan 4 Gribig, Ini Penjelasan Kepala UPT Pendidikan Gebog

oleh

Kudus, isknews.com – Terkait akan diregrupingnya SD 3 Gribig dan SD 4 Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Gebog, Wahyudi, menjelaskan, memang benar dua SD itu diusulkan akan diregruping, akan tetapi yang benar, bukan SD 4 Gribig yang akan digabung ke SD 3 Gribig, melainkan SD 3 Gribig yang akan disatukan ke SD 4 Gribig.

Dia menyampaikan hal itu, saat dihubungi isknews.com, Rabu (20/07), via telepon selulernya. Menurut Wahyudi, berita tentang akan diregrupingnya dua SD di Gribig itu sudah benar, hanya penyebutannya terbalik, yang benar, SD 3 Gribig yang akan diregrup ke SD 4 Gribig.  “Jumlah siswa SD 3 Gribig, pada tahun ajaran baru 2017, hanya 10 siwa, sedangkan jumlah PDB SD 4 Gribig, 21 siswa.”


Seperti diberitakan di isknews.com, sebanyak enam sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, akan diregruping, alasannya jumlah peserta didik baru (PDB) pada tahun ajaran baru 2017/2018, tidak memenuhi standart kementrian pendidikan, yakni jumlah PDB minimal 20 siswa per kelas.


Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Gebog, Wahyudi, yang dihubungi isknews.com, Selasa (18/07), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, SD yang akan diregruping, SD 3 Gribig diusulkan digabung dengan SD  4 Gribig. Jumlah PDB di SD 3 Gribig pada tahun ajaran baru 2017/2018 ini hanya 10 siswa, sedangkan PDB di SD 4 Gribig, 21 siswa. Sehingga dengan disatukannya dua SD itu, jumlah PDB sebanyak 31 siswa, sudah memenuhi standart kementrian pendidikan, minimal 20 siswa per kelas.


Sedangkan SD 8 Gondosari yang pada tahun ajaran baru sekarang ini hanya mendapat empat PDB, akan digabungkan dengan SD 6 Gondosari yang jumlahnya PDB 16 siswa, jadi kalau dijumlahkan, genap 20 siswa. Masih di Wilayah UPT Pendidikan Kecamatan Gebog, ada satu SD yang terpaksa diregruping, yakni SD 4 Kedungsari dengan SD 1 Kedungsari. Jumlah PDB di dua SD ini juga kurang dari standart, masing-masing 12 dan 17 siswa. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  17 SMA di Kudus ikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)