Suasana Malam Santai, di Car Free Night Kudus

oleh
Car Free Night di Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM –┬áCar Free Night (CFN) adalah kegiatan yang diadakan di sekitar Alun-alun Simpang tujuh Kudus, yang biasanya dilakukan saat Sabtu malam atau malam Minggu, dengan menutup akses kendaraan bermotor. Dengan demikian, dihasilkan kegiatan yang lebih sedikit polusi dengan akses yang adil bagi masyarakat yang memiliki maupun tidak memiliki kendaraan. Di Kabupaten Kudus CFN dimulai pada pukul 18.00 – 00.00 WIB, dimulai pada tanggal 11 Maret 2017.

Konsepnya sebagai ruang rekreasi baru, yang mirip di Jalan Malioboro Yogyakarta. Ada ruang Pedagang Kaki Lima yang berjajar di pinggir jalan, serta Komunitas automotif yang di beri ruang untuk memajang kendaraanya, di jalur yang dekat dengan pusat Kegiatan utama.

Konsep Car Free Night di Kudus, sama seperti Car Free Day hanya menyertakan komunitas-komunitas, hobist yang tak hanya komunitas otomotif saja ada Komunitas Sepeda Ontel, Motor Antik serta para pedagang kaki lima serta kominitas masyarakat yang lain, yang dialokasikan jalur penyangga area utama Car Free Night, di sebelah selatan Alun-alun.

Kegiatan Car Free Night ini diselenggrakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. Menurut keterangan dari Dinas Perhubungan, alasan diadakannya kegiatan Car Free Night adalah antusiasme warga yang tinggi untuk mendatangi kawasan Alun-Alun Kudus sebagai tempat diselenggarakannya Car Free Day atau sehari tanpa asap knalpot. Selain itu, kegiatan Car Free Night juga turut mendorong tumbuhnya pelaku usaha kecil dengan berjualan di area car free day di kawasan Alun-Alun Kudus.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan saat malam hari tersebut, Dinas Perhubungan memberikan fasilitas parkir bagi pengunjung, yaitu di sebelah ruas Jl. Jendral Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ramelan, dan Jalan Sunan Kudus.

Pengalihan arus lalu lintas selama Car Free Night tidak ada permasalahan, karena dari arah Semarang yang hendak menuju Pati atau Jepara bisa melalui Jalan Lingkar Kudus. Bagi yang terlanjur melalui kota bisa dialihkan menuju Jl. M.H. Basuno Kudus untuk tujuan Jepara dan menuju Jalan Agus Salim untuk tujuan Pati. Rambu penunjuk jalan juga sudah tersedia, karena selama ini jalur-jalur tertentu yang sering digunakan untuk pengalihan arus lalu lintas sudah dilengkapi rambu.

KOMENTAR SEDULUR ISK :