Sukses dan Meriah, Bazar Murah Dukuh Gendok Jati Wetan Libatkan 45 UMKM

oleh -1,491 kali dibaca
H Toyib pencetus Bazar dan Pasar Murah Dukuh Gendok, Jati Wetan saat secara simbolis memberikan penjualan pertama dalam pasar murah sembako disaksikan Kades Agus Susanto, Kamis 20/10/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com РSebanyak 45 Stand yang sebagian besar adalah para pelaku UMKM yang didominasi oleh warga desa setempat ikuti Bazar dan Pasar Murah yang digelar oleh pengurus Masjid Darurrohman, pengurus RW 3 dan ibu ibu PKK serta para pemuda Dukuh Gendok, Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus yang sekaligus dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di depan area luar halaman masjid Darurrohman, Kamis (20/10/2022) sore.

Acara dibuka pada sekitar pukul 15.00 WIB diawali dengan pelaksanaan pasar murah sembako dan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang digelar didalam halaman Masjid. Sejumlah warga terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang pertama kali digelar di dukuh ini.

Menurut, H Toyib pengurus takmir masjid yang sekaligus sebagai pencetus acara Bazar dan Pasar Murah di Dukuh Gendok ini mengatakan, penyelenggaraan acara ini adalah sebagai bentuk ekspresi antusiasme warga dalam memperingati suasana Maulidul rosul ini dengan acara yang semeriah mungkin setelah dua tahun dukuh ini sepi dari kegiatan keramaian akibat dilanda pandemi.

“Acara yang digelar ini diantaranya adalah kita ngalap berkah atau tabarukan kepada para habaib dengan pembacaan salawat dan bacaan Al Barjanji, Sekaligus juga Mauidhoh hasanah dari bapak Kyai Haji Nadhib dari Kajen, Pati,” terangnya.

Disamping itu kata dia, terdapat sejumlah kegiatan yang menyertai sebagai rangkaian peringatan Maulid ini diantaranya adalah lomba persahabatan futsal, duo song yang diikuti warga satu Desa antar RW dan Musola yang juga melibatkan siswa-siswa madrasah yang ada di Gendok dan sekitarnya. Selain kegiatan utama yakni bazar dan pasar murah.

“Sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian kamipengurus masjid dan juga warga masyarakat mengadakan pasar murah sembako. Paket sembako yang kami jual dengan nilai ekonomis sekitar Rp 85 ribu ini nantinya akan kami jual kepada warga dengan harga sekitar 50 ribu saja untuk membantu meringankan warga masyarakat. Namun ada juga yang dijual dengan eceran non paket,” tutur H Toyib.

Dikatakannya penjualan sembako murah yang berjumlah 400 paket ini pihaknya lakukan dengan mekanisme pembagian kupon ke warga masyarakat.

“Hanya untuk kalangan warga RW 3 Gendok, namun yang diluar warga Gendok kami titipkan per kepengurusan masjid, musala dan madrasah,” terangnya.

Sementara keterlibatan UMKM peserta bazar kata dia, juga memperoleh animo yang tinggi dari para pelaku UMKM di Jati Wetan dan sekitarnya sehingga menambah suasana semarak arena bazar yang digelar disepanjang jalan di Dukuh Gendok.

“Ini juga atas partisipasi dan kinerja ibu-ibu PKK Jati Wetan yang sedang getol mempromosikan soal ketahanan pangan. Awalnya kami hanya memberi kuota untuk sekitar 30 saja bagi UMKM peserta bazar, namun setelah 4 haru diumumkan ternyata pesertanya ternyata membludak menjadi 45 stand, sehingga kami terpaksa harus mengakomodir mereka,” terangnya.

Dirincinya kegiatan yang pertama kali digelar dengan pelibatan UMKM di Dukuh Gendok ini dilaksanakan dengan anggaran swadaya masyarakat Dukuh Gendok dan donatur dari luar kota yang juga merupakan warga setempat.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Jati Wetan Agus Susanto, mengatakan pihaknua mengapresiasi dan membantu semua keperluan yang dibutuhkan warga utamanya dalam bidang keamanan dan menjembatani dalam segala hal utamanya administratif terkait kesuksesan penyelenggaraan acara ini.

“Ini semuanya memang murni dari warga. Mulai dari gagasan, ide bahkan pembeayaan murni dari warga yakni pak Haji Toyib dan seluruh timnya serta panitiya,” kata Agus saat ditemui di lokasi bazar murah.

Menurut Agus potensi UMKM Jati wetan ini memang sedang menggeliat, pihaknya memang sedang berupaya mengidentifikasi para pelaku UMKM di wilayahnya hingga di tingkat RW untuk nantinya difokuskan dalam even yang akan digelar oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Jati Wtan.

“Dari CFD yang kami gelar pekan kemarin memang terlihat potensi UMKM di wilayah Jati Wetan. Insha Allah kami sedang melakukan pendataan dan inventarisir mereka untuk bisa menjembatani pelaksanaan even yang melibatkan UMKM warga kami. Intinya kami sangat mensuport kegiatan mereka,” ujar Kades Jati Wetan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.