Tak Ingin Ada Euforia Berlebihan, Polisi Siagakan 200 Personel Saat Kelulusan SMP-MTs

oleh -605 Dilihat
Foto: Istimewa

Kudus, isknews.com – Untuk mencegah terjadinya euforia berlebihan saat pengumuman kelulusan siswa SMP dan MTs, Polres Kudus menyiagakan sekitar 200 personel gabungan di berbagai titik wilayah Kabupaten Kudus, Selasa (2/6/2026). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ratusan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka mengikuti apel kesiapan yang digelar di halaman Pos Patwal Simpang Tujuh Kudus sebagai bentuk pengecekan kesiapan pengamanan.

Pengamanan diperketat karena momen kelulusan kerap diwarnai aksi konvoi kendaraan, corat-coret seragam, hingga berkumpulnya pelajar dalam jumlah besar di ruang publik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kabagops Kompol Eko Pujiyono mengatakan bahwa pengumuman kelulusan tingkat SMP dan MTs tahun ini dilaksanakan secara daring mulai pukul 15.00 WIB. Oleh karena itu, siswa dan orang tua diimbau untuk mengikuti pengumuman dari rumah.

“Karena pengumuman dilakukan secara online, kami berharap para siswa tidak perlu datang ke sekolah ataupun berkumpul di tempat-tempat umum. Personel gabungan kami siagakan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Eko.

Menurutnya, patroli yang dilakukan bukan semata-mata untuk penegakan aturan, melainkan juga sebagai upaya memberikan edukasi kepada para pelajar agar merayakan kelulusan secara lebih positif dan bertanggung jawab.

Seluruh personel yang bertugas diminta mengedepankan pendekatan humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat. Jika ditemukan kelompok pelajar yang sedang berkumpul, petugas akan memberikan imbauan secara persuasif agar mereka membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi kawasan sekolah tingkat SMP dan MTs, taman kota, pusat keramaian, warung, serta sejumlah titik lain yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pelajar setelah menerima hasil kelulusan.

Tidak hanya di tingkat Polres, pengawasan juga dilakukan oleh seluruh Polsek jajaran di Kabupaten Kudus. Personel kepolisian sektor bersama Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk memantau situasi di wilayah masing-masing dan memastikan tidak ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Selain patroli, aparat juga membangun koordinasi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa. Sinergi tersebut diharapkan mampu mengarahkan para pelajar agar mengisi momen kelulusan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Kompol Eko menegaskan bahwa langkah preventif ini dilakukan untuk menekan potensi kerawanan sejak dini sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama berlangsungnya pengumuman kelulusan.

“Kami mengimbau para siswa untuk mensyukuri kelulusan dengan cara yang baik. Hindari konvoi kendaraan, balap liar, penggunaan petasan, maupun tindakan lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Ia berharap pengamanan yang dilakukan secara serentak hingga tingkat Polsek mampu menjaga situasi tetap kondusif dan membuat proses pengumuman kelulusan berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan.

“Kelulusan adalah momen yang membanggakan. Kami berharap para siswa dapat merayakannya dengan penuh rasa syukur, tetap menjaga nama baik sekolah, serta mematuhi aturan yang berlaku,” pungkasnya.(AS/YM)