Kudus, isknews.com – Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Tanpa menunggu proses birokrasi panjang, ia turun langsung menambal lubang jalan di ruas Jembatan Buk Ijo, Jalan Raya Kudus–Pati, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Sabtu (27/12/2027).
Meski ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, Bupati Kudus mengambil langkah cepat setelah mendapati kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengendara. Aksi penambalan dilakukan saat ia meninjau kondisi Sungai Jati Pasean, tepatnya di sekitar Jembatan Buk Duwur, Desa Hadipolo.
“Kami minta izin secara pribadi ke Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Ini kami lakukan dalam rangka kemanusiaan, jangan sampai ada pengguna jalan yang celaka karena jeglongan,” ujar Sam’ani di lokasi.
Material penambalan jalan langsung didatangkan pada saat itu juga. Sedikitnya terdapat tiga titik lubang yang ditangani, dua di antaranya berada di area Jembatan Buk Duwur dan satu titik lainnya di sisi barat jembatan.
Menurutnya, selama masih bisa dikerjakan dan dikoordinasikan, pemerintah daerah tidak boleh ragu untuk bergerak cepat. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur padat Kudus–Pati.
“Selama kita bisa kerjakan dan koordinasikan, ya langsung gerak. Ini murni untuk keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Selain meninjau kondisi jalan, Bupati Kudus juga mengecek Sungai Jati Pasean yang berada di bawah Jembatan Buk Duwur. Pada Jumat (26/12/2025), sungai tersebut sempat meluap akibat hujan deras dan menyebabkan air menggenangi badan jalan dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah tersendat.
Ia menjelaskan, normalisasi sungai terus diupayakan melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), meski kewenangan utama berada di pemerintah pusat.
“Normalisasi sungai tetap berproses. Sungai ini kewenangannya BBWS, tapi kita tetap koordinasi dan membantu,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kudus pada Jumat (27/12/2025) menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir akibat limpasan air sungai. Salah satunya Desa Golantepus yang mengalami tanggul jebol.
Tak hanya itu, beberapa desa lain seperti Desa Tanjungrejo, Hadipolo, Hadiwarno, Kesambi, dan Temulus juga dilaporkan tergenang banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. (YM/YM)







