Tambah 12 Orang, Kasus Covid-19 di Kudus Per 1 Oktober Tembus 1576

oleh

Kudus, isknews.com –  Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 922 kontak erat masih dipantau, 163 suspek, dan 47 probable. Dari 163 suspek dalam wilayah sebayak 73 dirawat, 79 isolasi mandiri dan 11 dirujuk. Untuk 47 kasus probable dalam wilayah terdapat 47 kasus meninggal.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus Andini Aridewi di Kudus mengatakan, Sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 1576 kasus dari dalam wilayah. Dari 1576 kasus dalam wilayah tersebut 45 kasus dirawat, 144 kasus isolasi, 1 dirujuk,  sembuh 1185 kasus dan meninggal 201 kasus.

Dari data tersebut terdapat penambahan 12 kasus baru berasal dari dalam wilayah dan Terdapat 1 (satu) kasus yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari dalam wilayah.

“Adapun 1 (satu) kasus meninggal, yaitu seorang  Perempuan berusia 31 tahun berdomisili di Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 26 Septemebr 2020 dengan penyakit penyerta,” jeas Andini.

Kemudian kabar gembira datang dari 21 kasus yang dinyatakan sembuh berasal dari dalam wilayah.

Adapun 21 kasus sembuh berasal dari dalam wilayah, Terdapat 1 (satu) kasus propable yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari dalam wilayah.

“Adapun 1 (satu) kasus probable yang dinayatakan meninggal, yaitu seorang  Perempuan berusia 60 tahun berdomisili di Desa Hadiwarno Kecamatan Mejobo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 30 Septemebr 2020 dengan penyakit penyerta,” pungkasnya.

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah. Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain.

Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum. Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang. Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan.

Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :