Tambah 55, Positif Corona di Kudus Tembus 4030 Kasus, Satgas Kembali Ingatkan Prokes

oleh

Kududs, isknews.com – Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 1801 kontak erat masih dipantau, 271suspek, dan 74 probable. Dari 271suspek dalam wilayah sebayak 148 dirawat dan 123 isolasi mandiri. Untuk 74 kasus probable dalam wilayah terdapat 74 kasus meninggal.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi di Kudus, Minggu (10/1//12) menyebutkan, sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 4030 kasus dari dalam wilayah. Dari 4030kasus dalam wilayah tersebut 124 kasus dirawat, 347 kasus isolasi, sembuh 3155  kasus dan meninggal 404 kasus.

Dari data tersebut terdapat penambahan 55(lima puluh lima) kasus positif Covid-19 Confirm baru berasal dari dalam wilayah.

Adapun 55 (lima puluh lima) kasus positif Covid-19 Confirm baru dari dalam wilayah, sebagai berikut (L = laki-laki dan P = perempuan)  :

  1. 6 (enam) kasus yang berasal dari Kecamatan Bae yang terdiri dari Desa Bae (L), Desa Gondangmanis (L, P), Desa Ngembalrejo (L), Desa Peganjaran (L) dan Desa Purworejo (P).
  2. 6 (enam) kasus yang berasal dari Kecamatan Dawe  yang terdiri dari Desa Japan (P), Desa Margorejo (L), Desa Piji (L), Desa Samirejo (2L) dan Desa Soco (P).
  3. 3 (tiga) kasus yang berasal dari Kecamatan Gebog yang terdiri dari Desa Gondosari (L), Desa Jurang (P) dan Desa Karangmalang (L).
  4. 4 (empat) kasus yang berasal dari Kecamatan Jati yang terdiri dari Desa Getaspejaten (L), Desa Jepang Pakis (P), Desa Megawon (P), dan Desa Tumpang Krasak (L).
  5. 6 (enam) kasus yang berasal dari Kecamatan Jekulo yang terdiri dari Hadipolo (P), Desa Jekulo (3L), Desa Tanjungrejo (P) dan Desa Terban (P).
  6. 5 (lima) kasus yang berasal dari Kecamatan Kaliwungu yang terdiri dari Desa Garung Kidul (P), Desa Prambatan Lor (L), Desa Setrokalangan (L), Desa Garung Lor (L), dan Desa Prambatan Kidul (P).
  7. 16 (enam belas) kasus yang berasal dari Kecamatan Kota yang terdiri dari DesaBrongan (L, P), Desa Demaan (2L, P), Desa Demangan (L), Desa Kaliputu (L), Desa Kramat (P), Desa Mlati Kidul (L), Desa Purwosari (L, P), Desa Singocandi (L,2P),dan Desa Wergu Wetan (2L).
  8. 8 (delapan) kasus yang berasal dari Kecamatan Mejobo yang terdiri dari Desa Golantepus (P), Desa Hadiwarno (L, P), Desa Jepang (L), Desa Kesambi (P), Desa Kirig (P), dan Desa Temulus (2P).
  9. 1(satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Undaan  yang terdiri dari DesaMedini (L).

Terdapat 1 (satu) kasus postif confirm covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 1 (satu) kasus postif confirm covid-19yang dinyatakan meninggal dunia, yaitu Seorang Laki-lakiberusia 77 tahun berdomisili di Desa Temulus  Kecamatan Mejobo. Dirawat di RSUdr. Soedjono Magelangtanggal 29Desember 2020 dengan penyakit penyerta.

Terdapat 51 (limapuluh satu) kasus yang dinyatakan sembuh.

Adapun51 (lima puluh satu) kasus yang dinyatakan sembuh, sebagai berikut :

  1. 12(dua belas) kasus yang berasal dari Kecamatan Bae yang terdiri dari Desa Dersalam (L, 2P), Desa Gondangmanis (L, 2P), Desa Karangbener (P), Desa Ngembalrejo (P), Desa Panjang (P), Desa Pedawang (L, P), dan Desa Purworejo (L).
  2. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Dawe  yang terdiri dari Desa Margorejo (L).
  3. 10(sepuluh) kasus yang berasal dari Kecamatan Gebog yang terdiri dari Desa Getassrabi (L), Desa Gondosari (4L, P), Desa Gribig (2P), Desa Karangmalang (P) dan Desa Padurenan (P).
  4. 6 (enam) kasus yang berasal dari Kecamatan Jati yang terdiri dari Desa Getaspejaten (2P), Desa Jati Wetan (2L), Desa Loram Kulon (P), dan Desa Tanjungkarang (L).
  5. 6(enam) kasus yang berasal dari Kecamatan Jekulo yang terdiri dariDesaBulungcangkring (2L), Desa Hadipolo (2L), Desa Klaling (L), dn Desa Tenjungrejo (P).
  6. 5(lima) kasus yang berasal dari Kecamatan Kaliwungu yang terdiri dari Desa Bakalan Krapyak (L), Desa Mijen (P), Desa Prambatan Kidul (2L) dan Desa Prambatan Lor (P).
  7. 8(delapan) kasus yang berasal dari Kecamatan Kota yang terdiri dari Desa Demaan (P), Desa Kramat (P), Desa Mlati Kidul (L, 2P), Desa Mlati Lor (P), Desa Nganguk (P), dan Desa Rendeng (L).
  8. 2(dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Mejobo yang terdiri dari DesaHadiwarno (P) dan Desa Kesambi (P).
  9. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Undaan yang terdiri dari Desa Undaan Lor (P).

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah. Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain.

Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum. Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang. Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan.

Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :