,

Tampilkan Kreativitas Siswa, SD 2 Mlati Kidul Pawai Budaya Meriahkan HGN dan HUT PGRI ke-80

oleh -152 Dilihat
Kepala SD 2 Mlati Kidul, Nita Yuliana, resmi memberangkatkan Pawai Budaya HGN 2025 dengan penuh semangat. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Semarak Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 di SD 2 Mlati Kidul berlangsung meriah melalui gelaran Pawai Budaya yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju: bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, kegiatan perdana ini disambut antusias oleh siswa maupun wali murid.

Kepala SD 2 Mlati Kidul, Nita Yuliana, mengatakan bahwa pawai budaya tahun ini terasa lebih berkesan karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengenalkan budaya kepada masyarakat sekitar.

Anak-anak sangat senang dan antusias sekali, begitu juga dengan wali murid karena ini memang kegiatan perdana. Biasanya kami memperingati Hari Guru dengan jalan sehat, tetapi tahun ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang lebih bermakna melalui pawai budaya,” ungkap Nita.

Beragam Kostum: Dari Adat, Profesi, hingga Baju Daur Ulang

Dalam pawai tersebut, siswa kelas 1–2 tampil mengenakan baju profesi seperti polisi, TNI, hingga guru sebagai bentuk pengenalan ragam profesi di Indonesia.
Siswa kelas 3–4 memakai baju adat dari berbagai provinsi, sementara kelas 5–6 menampilkan baju daur ulang (recycle) yang dirancang sendiri oleh siswa bersama guru.

Baju daur ulang dibuat oleh anak-anak kelas 5 dan 6. Mereka merancang sendiri bagaimana memanfaatkan barang bekas menjadi busana yang elegan dan layak ditampilkan. Effort-nya luar biasa, persiapannya sampai satu bulan,” jelas Nita.

Ia berharap kreativitas ini dapat menjadi pembelajaran bahwa barang bekas bisa diolah menjadi karya bernilai, sekaligus memberi pengalaman bermakna bagi siswa.

Dimeriahkan Kupon Undian dan Lomba-Lomba

Pawai budaya juga diselingi dengan pembagian kupon undian yang dibagikan kepada peserta, menambah keseruan acara. Setelah pawai dan sesi undian, kegiatan berlanjut dengan penampilan siswa yang memperagakan aktivitas sekolah.

Selain pawai, sekolah juga menyiapkan sejumlah lomba dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, yang rencananya digelar pada Senin mendatang.

Ada lomba solosong, tahfiz, menggambar cerita, hingga geguritan. Tujuannya untuk mengembangkan minat dan bakat anak sesuai potensinya. Minimal di tingkat sekolah mereka punya keberanian tampil dan mempersiapkan diri,” terang Nita.

Momentum Mengasah Potensi dan Menumbuhkan Penghargaan Budaya

Nita berharap Pawai Budaya ini dapat menjadi agenda rutin karena terbukti memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan sekolah dengan masyarakat.

Kami ingin menampilkan bahwa inilah kreativitas siswa SD 2 Mlati Kidul. Tahun ini terasa sangat istimewa, anak-anak luar biasa antusias dan kami bangga bisa menyelenggarakan kegiatan ini bersama mereka,” ujarnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :