Kudus, ISKNEWS.COM – Badan Koordinasi (Badko) Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus mengadakan Karnaval dan Pengajian Umum dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kemeriahan karnaval yang mengelilingi beberapa Desa di Kecamatan Jekulo telah dilaksanakan Selasa (20/11/2018) lalu. Sedikitnya 150 kendaraan dari 80 TPQ di wilayah Jekulo ikut meramaikannya.

Sedangkan Pengajian Umum digelar Minggu (25/11/2018) malam di Lapangan Merdeka Klaling Jekulo. Antusiasme para santri dan warga malam itu sangat tinggi, apalagi ditambah kehadiran Wakil Bupati Kudus H. Hartopo, dan sebagai pemimpin sholawat, Habib Syafiq Al-Kaff dan hadroh rebana santri Pondok Pesantren Ayatul Khusna Honggosoco.
“Bersama TPQ menjadikan santriwan dan Santriwati yang islami, Qurani dan Berakhlakul karimah” menjadi tema tahun ini.
Ali Asfuri, mewakili panitia yang juga Kepala TPQ Raudlotul Mu’minin Hadipolo mengatakan, Kegiatan tersebut tidak lain sebagai bentuk upaya kami dalam membentuk dan mengembalikan marwah lembaga TPQ sebagai pintu pertama membangun karakter.
“Sebagai generasi qur’ani, penanaman kejujuran, tanggung jawab dan nilai-nilai islami harus ditanamkan sejak dini,” tuturnya

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati itu menambahkan, Badko TPQ juga ikut bertanggung jawab atas terbentuknya karakter anak, baik pemahaman dari sisi keagamaan.
“Selain penguatan Agama, kita tanamkan juga nilai-nilai kebangsaan sejak anak-anak melalui lantunan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon. Hal ini penting karena bisa menangkal isu dan tindak radikalisme,” tandasnya.
Sementara itu, Munihan Ketua Badko TPQ Jekulo dalam sambutannya pada pengajian juga mengumumkan Juara Karnaval yang telah digelar Selasa (20/11/2018) lalu.
Juara 1 diraih TPQ AL FALAH (Tanjung Rejo) Juara 2 TPQ NURUL ALY (Tanjung Rejo), dan Juara 3 diraih TPQ NURUL HUDA (Honggosoco).
Selain itu, Segenap panitia pengajian umum menyatakan permohonan maaf kepada para pengunjung atas ketidakhadiran Mau’idhoh Hasanah, Gus Muwafiq dari Yogyakarta, yang dikarenakan ada Udzur Syar’i.
“Putri Gus Muwafiq sedang sakit, jadi saya mewakili panitia memohon maaf,” jelasnya. (AJ/YM







