Temukan Kasus DBD di Loram Wetan, Puskesmas Ngembal Kulon Gerakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

oleh -1.265 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Gerak cepat dilakukan oleh Puskesmas Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, setelah menemukan adanya kasus dua anak di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati yang terserang demam berdarah dengue (DBD).

Tim Puskesmas Ngembal Kulon bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus tancap gas untuk melakukan foogging nyamuk atau penyemprotan insektisida untuk membunuh nyamuk di tempat-tempat yang tergenang air.

“Sebenarnya ini giat rutin apalagi di musim penghujan seperti ini. Tetapi memang kemarin ditemukan kasus ada dua anak yang kena DB dan berdasarkan prosedur dari dinas kalau ditemukan kasus lebih dari satu maka dilakukan foogging,” ujarnya Kepala Puskesmas Ngembal Kulon, Kamal Agus Efendi, Selasa (11/01/2022).

Adapun wilayah yang dilakukan pemberantasasn sarang nyamuk dan foogging di Desa Loram Wetan, lanjut Kamal, berada di RT 03 dan RT 04, RW 05. Pihaknya juga memberikan edukasi kepada warga setempat untuk ikut menjaga kebersihan agar tidak menjadi sarang nyamuk.

“Kami tekankan ke warga untuk lebih menjaga lingkungan, karena nyamuk kan ada di tempat genangan air. Di musim penghujan beresiko ada banyak genangan air, sehingga menjadi sarang nyamuk untuk nyamuk itu berkembang biak,” tuturnya.

Selain melakukan fooging, pihaknya juga memberikan obat abate untuk membasmi jentik-jentik nyamuk. Agar nantinya warga bisa menyebarkan di tempat-tempat penampungan air dan menjegah munculnya nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Kemudian, dia juga mengimbau kepada warga untuk bisa menanam bunga lavender yang bisa mengusir nyamuk. Hal ini dilakukan agar kasus demam berdarah yang terjadi di lingkungan tersebut tidak terjadi lagi.

“Kita prinsipnya lebih mengedukasi ke kebersihan lingkungannya,” tandasnya.

Lebih lanjut, selain di Desa Loram Wetan, nantinya akan dilakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan edukasi masyarakat di 5 desa lainnya yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Ngembal Kulon.

Yakni, di Desa Ngembal Kulon, Tumpangkrasak, Megawon, Jepangpakis, Loram Wetan, Getaspejaten.

Kata Kamal, sejauh ini, sudah ditemukan adanya 7 kasus demam berdarah di wilayah kerjanya. Terhitung mulai dari awal tahun hingga 11 Januari 2022 hari ini. Mengingat rawannya demam berdarah di musim penghujan, pihaknya meminta agar warga selalu waspada dan menjaga lingkungan agar tetap bersih. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :