Terkait Listrik Padam, PLN Sebut ada Faktor Internal dan Eksternal

oleh -808 kali dibaca
Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Kudus M Gati bersama Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kudus Kota Mustopa Rizal.

Kudus, isknews.com – Padamnya listrik di beberapa wilayah membuat masyarakat terganggu saat beraktifitas, terlebih di bulan suci ramadhan saat ini, dimana sebagian besar menggunakan piranti yang dialiri listrik dari PLN.

Untuk menjawab hal itu, Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Kudus M Gati  menyatakan bahwa terkait pemadaman ada sejumlah faktor yang menurutnya mempengaruhi gangguan jaringan listrik. Pertama faktor internal seperti kerusakan jalur hingga gangguan gardu.

Kedua faktor eksternal seperti halnya gangguan pohon roboh, umbul-umbul, binatang  hingga angin kencang.

Apalagi, lanjut dia, lonjakan memang terjadi mulai dari awal bulan Ramadhan antara pukul 17.00-23.00 WIB. Hal itu mengakibatkan kejadian di gardu yang mengalami over atau kejadian tidak seimbang pada trafo.

“Satu trafo memiliki dua jalur, misal jalur kantor dan jalur rumah tangga. Jadi ketika salah satu mengalami lonjakan, maka akan terjadi gangguan,” ujarnya.

Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat di mana masih ada keterbatasan selama bulan Ramadan ini. Ia mencatat ada 208 trafo yang terganggu dari awal tanggal 1-10 Ramadan. Sedangkan total 3.068 trafo yang terpasang

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanya. Antisipasi sebenarnya sudah dilakukan, dan ini sudah berangsur turun. Terakhir hanya ada di dua lokasi yang masih padam,” tandasnya.

Sementara Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kudus Kota Mustopa Rizal membenarkan jika selama bulan Ramadan terjadi padam di beberapa wilayah daerah kerjanya. Pernah terjadi pada awal bulan Puasa rata-rata bisa terjadi gangguan di di beberapa titik trafo.

“Yang menjadi lama memang membutuhkan antrean, padahal 48 personel sudah bergerak dan stanby 24 jam. Saat maintenance trafo juga tidak bisa langsung nyala, butuh waktu tunggu waktu selesai panas 15-30 menit, ” jelasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :