Terminal Wisata Religi Bakalan Krapyak Kudus Kembali Dibuka Dengan Prokes Ketat

oleh -502 kali dibaca
Petugas saat memantau kendaraan yang masuk menuju Terminal WIsata (Religi) Bakalan Krapyak Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Terminal Wisata (Religi) Bakalan Krapyak di Desa Bakalah Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, secara resmi dibuka kembali sejak Sabtu (28/8/2021) dini hari.

Pengelola mempersyaratkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat kepada penumpang dan awak kru serta pihak terkait lainnya yang masuk ke kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Catur Sulistiyanto membenarkan saat dikonfirmasi isknews.com.

“Malam ini jam 00.00 Terminal Bakalan Krapyak (Terminal untuk tamu Sunan Kudus) kita Buka, Tetap Dengan Prokes Covid-19 yang ketat,” kata Catur melalui pesan whatsapp.

Sementara Tamrin Anwar Sanusi, Staff Terminal Bakalan Krapyak mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyampaikan sosialisasi mengenai pembukaan terminal wisata serta protokol kesehatan melalui grup whatsapp kru bus wisata. “Ya mas,  saya share di group kru bus, dan grup bus mania juga,” jelasnya saat ditemui isknews.com di kantor Terminal dan Taman Parkir Bakalan Krapyak Kudus, Sabtu (28/8/2021) pagi.

Hingga Sabtu pukul 8 pagi, lanjut Tamrin, sudah ada beberapa kendaraan yang masuk terminal, “Sekitar pukul 1 dini hari, ada 4 kendaraan, 2 rombongan Bus dan 2 kendaraan pribadi, semuanya dari Purworejo Jawa Tengah,” ujarnya.

Hal ini, menurutnya membawa Multiplier Effect atau pengaruh yang luas disekitarnya, seperti tukang ojek, becak menara, para pedagang kaki lima (PKL) dan penginapan di sekitar terminal.

“Dengan dibukanya TBK, tukang ojek hingga pedagang turut senang, karena kerap kali mereka bertanya kepada kami terkait kapan dibukanya terminal wisata religi ini,” tukasnya.

Diketahui, setidaknya ada anggota ojek total 200an baik aktif maupun pasif, sedangkan yang aktif sekitar antara 80-100an. Sedangkan jumlah Kios disekitar, yang berlokasi di selatan ada 32 dan kios di utara ada 20. Sementara Lapaknya ada 66.

Sementara Pedagang Terminal Bakalan Krapyak, Sulasih (50), mengaku gembira atas pembukaan kembali area parkir bus wisata. Kesempatan tersebut menjadi kesempatan pedagang untuk mengais rezeki. Beberapa bulan terakhir, ia tidak berjualan karena terminal tutup.

”Mungkin tidak sebanyak sebelumnya, tetapi paling tidak saat ini kami dapat memulai usaha kembali,” jelasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :