Ternyata Ini Alasan Kenapa Sepeda Motor Diijinkan Masuk Lokasi Dandangan

oleh -1,084 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Tradisi Dandangan tahun ini sudah memasuki hari ke lima. Antusias masyarakat Kudus dan sekitarnya masih sama seperti tahun sebelumnya. Meskipun sering hujan saat sore hingga malam hari, namun hal itu tak menyurutkan niat warga untuk mengunjungi ratusan stan Dandangan yang telah disediakan.

image

Berdasarkan pantauan isknews.com, rata-rata pengunjung mulai memadati lokasi dandangan sore hingga malam hari. Hal itu dikarenakan kebanyakan warga disibukkan dengan rutinitas pekerjaan setiap pagi hingga sore. Namun banyaknya pengunjung yang datang ternyata menimbulkan masalah baru.

Banyak yang mengeluhkan masuknya sepeda motor ke lokasi Dandangan karena dianggap mengganggu kenyamanan, akibat asap kenalpot yang berpotensi mengganggu pernapasan. Salah seorang pengunjung Hidayah mengatakan, seharusnya motor dilarang masuk seperti saat CFD di hari minggu. “Sehingga pengunjung bisa dengan leluasa melihat barang dagangan di masing-masing stan,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, sepeda motor bebas keluar masuk lokasi Dandangan. Selain mengganggu dan membahayakan pejalan kaki, kalau terus dibiarkan dikhawatirkan dapat mengganggu minat warga berkunjung ke Dandangan. “Kami berharap pihak terkait bisa memberikan solusi agar ke depannya Dandangan bisa lebih tertata dan tidak semrawut seperti tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pasar dan PKL pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus Andi Imam Santosa menjelaskan, sepeda motor memang diperbolehkan memasuki lokasi Dandangan, kecuali mobil tidak diizinkan.

“Kami memahami keluhan pengunjung yang merasa terganggu masuknya sepeda motor di lokasi Dandangan, tapi kami juga harus memikirkan nasib warga sekitar apabila sepeda motor dilarang masuk,” kata Andi saat dihubungi isknews.com, Selasa (31/5).

Menurutnya, jauh hari sebelum even Dandangan dimulai pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk tentang masuknya sepeda motor di lokasi Dandangan. “Memang sengaja motor diizinkan bisa masuk, karena di sekitar lokasi Dandangan itu merupakan pemukiman warga. Apabila ditutup total nanti kasihan warga sekitar lokasi, khusus mobil dilarang melintas,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, desain stan Dandangan yang dibuat di tengah jalan itu gunanya agar bisa dibuat lewat sepeda motor. Karena disamping pemukiman warga, katanya, lokasi Dandangan merupakan salah satu jalan utama di Kudus. Kalau ditutup total akan semakin semrawut lalu lintasnya dan akhirnya akan menimbulkan masalah baru.

“Kami harapkan masyarakat bisa mengerti dan memahami kebijakan yang telah diterapkan, demi kepentingan dan kebaikan bersama. Jadi tidak ada salah satu yang merasa dirugikan. Biar pengguna jalan yang hendak menuju Jepara atau sebaliknya bisa sama-sama melalui jalur yang dijadikan lokasi Dandangan,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :