Kudus, isknews.com – Rencana keberangkatan ibadah haji bagi sejumlah warga Kabupaten Kudus tahun ini mengalami penyesuaian. Tiga calon jemaah haji (calhaj) dipastikan menunda keberangkatan ke Tanah Suci Makkah akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa penundaan tersebut telah diajukan secara resmi oleh masing-masing calhaj. Faktor kesehatan menjadi alasan utama, mulai dari cedera hingga kebutuhan perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
Calhaj pertama yang menunda keberangkatan adalah Basini dari KBIH Annur yang tergabung dalam Kloter 42. Kursi yang ditinggalkannya telah diisi oleh jemaah pengganti dari Kabupaten Cilacap.
Selanjutnya, Zupin Shodiq dari KBIH Arwaniyah yang masuk Kloter 41 juga menunda keberangkatan. Posisi yang kosong telah digantikan oleh calon jemaah dari Kabupaten Brebes.
Sementara itu, satu calhaj lainnya, Maslikah Umar Said dari KBIH Annur yang tergabung dalam Kloter 42, masih dalam proses penggantian. Hingga kini, pengisian kursi tersebut masih menunggu keputusan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Jawa Tengah.
Masruroh menjelaskan, dua dari tiga calhaj mengalami gangguan kesehatan serius. Salah satunya mengalami cedera akibat terjatuh, sedangkan lainnya harus menjalani rawat inap.
“Dua calon jemaah telah digantikan, sementara ada satu yang masih berproses di Kanwil,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengajuan penundaan untuk dua calhaj terakhir baru diterima pada Minggu (3/5/2026), sehingga proses administrasi penggantian belum sepenuhnya rampung.
Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa kuota jemaah haji asal Kudus tidak akan berkurang. Seluruh kursi yang kosong tetap akan diisi oleh calon jemaah pengganti sesuai prosedur yang berlaku.
“Totalnya ada tiga calon jemaah yang ditunda keberangkatannya karena sakit. Kursi yang kosong akan diisi oleh calon haji pengganti,” tegasnya.
Pada musim haji 2026, sebanyak 1.200 calon jemaah haji asal Kudus dijadwalkan berangkat secara bertahap pada 4 hingga 5 Mei 2026. Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 40, 41, 42, 43, dan 44, melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan. (YM/YM)









