Tiga Program Unggulan Jepara Smart City

oleh

Jepara, ISKNEWS.COM – Persiapan Kabupaten Jepara mewujudkan program kota cerdas (smart city) sudah memasuki tahap IV atau tahapan akhir. Penandatangan komitmen berbagai pihak baik organisasi perangkat daerah hingga pihak swasta dilakikan di ruang rapat 1 Setda Jepara, Rabu (17-10-2018).

Pada tahapan ini, Pemkab Jepara telah menyiapkan tiga program unggulan atau quick win, yaitu pertama dari komponen smart govermance dengan program “Singmantap”, atau sistem informasi manajemen tata ruang menuju pelayanan perizinan prima. Kedua, dari komponen smart society lewat program “Sipronangkis” yang merupakan sistem informasi terintegrasi program penanggulangan kemiskinan. Ketiga, program “Siangsa” atau sistem informasi angkutan sampah dari komponen smart environment.

Semua program unggulan tersebut, disampaikan langsung oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang program atau kegiatannya dipilih sebagai quick win, untuk benar-benar memperhatikan, dan menyelesaikan hingga tuntas sampai dengan akhir tahun 2018. “Dengan terlaksananya quick win program unggulan smart city, tentu akan menjadi indikator jaminan akan terakomodirnya sasaran pembangunan dalam dokumen RPJMD, yang juga sebagai dasar dari pengembangan smart city di Jepara,” tutur Marzuqi.

Selang sehari paska bimtek, juga dilaksanakan penandatanganan antara Bupati Jepara, segenap perangkat daerah, dan tokoh masyarakat. Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama terkait implementasi Masterplan Jepara Smart City dan Quick Win Jepara Smart City, untuk saling bekerja keras, mendukung dan bekerjasama mewujudkan Jepara Smart City. “Komitmen ini menjadi dasar kita dalam melaksanakan segala yang tertuang dalam masterplan tahun 2018-2028, maupun quick win program unggulan tahun 2018-2019,” ujar Bupati.

Setyawan salah seorang tim pembimbing pendampingan smart city, mengungkapkan bahwa kearifan lokal dan sejarah Kabupaten Jepara sekarang ini yang sudah tersohor dan mendunia, belum jadi jaminan Kabupaten berjuluk Kota Ukir mampu bersaing dengan kabupaten tetangga. Diharapkan, Kabupaten Jepara membuat sesuatu yang lebih segar dan baru lagi kedepannya. Pasalnya, dibanding kabupaten-kabupaten lain Jepara jauh tertinggal dalam hal inovasi. “Kalau kita lihat kabupaten-kabupaten sebelah kita itu sudah bergerak lebih maju sekali,” ungkap dia.(ZA/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :