Kudus, ISKNEWS.COM – Menghadapi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional yang dilaksanakan pada 6 – 12 Mei mendatang di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Tiga siswa SMK Wisudha Karya Kudus yang didaulat mewakili Jawa Tengah dalam perlombaan tersebut, mulai gencar melakukan berbagai latihan.
Tiga siswa tersebut adalah Alfin Taufiqi Faiz dari jurusan Nautika Kapal Niaga dengan cabang lomba Nautica Cruise Ship. Dan dua siswa dari Teknik Pemesinan yakni Muchromin di cabang CNC Milling dan Muhammad Habib Syafa’arif di cabang CNC Turning.
Di dampingi oleh para guru pembimbing, setiap harinya mereka diasah kemampuannya. Dikatakan oleh Kepala Jurusan Teknik Pemesinan, Bagus, sebenarnya proses latihan untuk menghadapi lomba LKS telah dilakukan sejak lama, bahkan sebelum kegiatan UNBK. Untuk teknis pelatihannya, disesuaikan dengan kompetensi-kompetensi yang diujikan.

“Kami selaku pembimbing lebih menekankan pada aspek ketepatan dan kecepatan siswa dalam menyelesaikan tugas. Karena titik tumpu kami pada kecepatan dan ketepatan, sehingga siswa harus banyak belajar dan latihan. Kalau sudah terbiasa maka siswa dapat dengan mudah menyelesaikan tugas tersebut secara tepat dan cepat,” ungkap Bagus.
Sejak dinobatkan sebagai Juara 1 lomba LKS tingkat Jawa Tengah tahun 2017. Ketiga siswa tersebut, mendapatkan pembinaan khusus dari masing-masing guru pembimbing. Ditengah kesibukan mereka mempersiapkan UNBK, mereka ditempa agar siap menghadapi lomba tersebut. Targert sebagai Juara 1 ditanamkan dalam benak mereka, sebagai pelecut semangat.
Muchromin, siswa Teknik Pemesinan yang mewakili cabang CNC Milling mengatakan, jika persiapan yang dilakukan telah matang. “Untuk persiapannya sudah sangat matang. Meskipun begitu, saya terus belajar dan berlatih setiap harinya. Apalagi ini sudah selesai UNBK, sehingga saya memiliki waktu lebih banyak untuk berlatih, agar nantinya bisa menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat,” kata Romin, sapaan akrabnya, Selasa (24-04-2018).
Diakui oleh rekannya Alfin Taufiqi Faiz dari jurusan Nautika Kapal Niaga yang mewakili cabang lomba Nautica Cruise Ship. Jika fasilitas pembelajaran yang diberikan pihak SMK Wisudha Karya sangat membantunya dalam menyelesaikan setiap tantangan pada lomba LKS.

“Di sini fasilitasnya lengkap dan canggih, sehingga saya tidak kaget saat menghadapi peralatan yang digunakan pada lomba LKS tingkat Jawa Tengah kemarin. Karena sudah terbiasa menggunakan peralatan tersebut, jadi saya tidak perlu beradaptasi dan bisa fokus menyelesaikan tugas yang diberikan dengan cepat dan tepat,” kata Alfin.
Dengan latihan yang matang dan dukungan fasilitas pembelajaran di SMK Wisudha Karya yang lengkap dan canggih, rasanya target Juara 1 lomba LKS tingkat Nasional bukan sesuatu yang mustahil.
“Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk mengharumkan nama almamater. Sehingga kami akan bekerja keras untuk bisa mempersembahkan gelar Juara bagi Jawa Tengah, khususnya bagi SMK Wisudha Karya.” pungkas Muhammad Habib Syafa’arif, perwakilan untuk cabang lomba CNC Turning. (NNC/WH)












