Tim Putri Malaysia Bidik Juara, Garuda Pertiwi Siap Beri Perlawanan di Kudus

oleh -349 Dilihat
Kelompok Grup A yang terdiri pemain dan pelatih dari Malaysia, Arab Saudi, Garuda Pertiwi dan Hongkong berfoto bersama Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono (Foto: YM)

KUDUS, ISKNEWS.COM — Persaingan sengit bakal tersaji dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 persembahan Caffino di Supersoccer Arena (SSA) Kudus. Timnas putri U-16 Malaysia datang dengan target tegas memburu gelar juara, sementara tuan rumah Indonesia melalui Garuda Pertiwi siap memberikan perlawanan di hadapan publik sendiri.

Srikandi Merdeka Cup 2026 mulai digelar Jumat (14/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026). Turnamen ini mempertemukan delapan timnas putri U-16 dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, China, Arab Saudi, dan Jordania. Indonesia menurunkan dua tim, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.

Tekad Malaysia untuk merebut gelar juara disampaikan langsung Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Malaysia, Fairuz Montana Bin Zainal Abidin. Ia memastikan anak asuhnya telah menjalani persiapan dengan baik dan siap menghadapi persaingan di Kudus.

Fairuz bahkan menegaskan kedatangan Malaysia bukan sekadar untuk mengikuti turnamen. Timnya membawa ambisi besar untuk menjadi juara sekaligus mengalahkan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kami datang bukan untuk holiday tapi kami ke sini untuk menjadi juara dan mengalahkan tuan rumah,” tegas Fairuz.

Menurut Fairuz, persiapan Malaysia tidak hanya difokuskan pada aspek taktikal. Konsentrasi dan semangat juang pemain juga menjadi perhatian penting agar tim mampu mencapai hasil maksimal selama kompetisi.

Malaysia juga telah memetakan sejumlah tim yang dianggap sebagai pesaing kuat. Selain tuan rumah Indonesia, Fairuz menyebut Arab Saudi serta Hong Kong, China sebagai tim yang patut diwaspadai dalam turnamen tersebut.

Kapten Timnas Putri U-16 Malaysia, Keisha Adeliena binti Muhammad Khalid, turut mengungkapkan kesiapan timnya. Menurutnya, seluruh pemain telah bekerja keras selama masa persiapan dengan fokus pada taktik dan kerja sama tim.

Kapten Timnas Putri U-16 Malaysia Keisha Adeliena binti Muhammad Khalid dan Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Malaysia Fairuz Montana Bin Zainal Abidin (Foto: Istimewa/Djarum Foundation)

“Kami telah bekerja keras selama latihan, berfokus pada taktik, kerja sama tim dan semua pemain sangat termotivasi untuk menunjukkan kepada semua orang kemampuan terbaik kami,” kata Keisha.

Keisha berharap kerja keras tersebut dapat berbuah hasil positif ketika pertandingan dimulai. Ia ingin Malaysia mampu memberikan penampilan terbaik dan mengakhiri pertandingan dengan hasil yang membuat tim tersenyum.

Di kubu tuan rumah, Garuda Pertiwi tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, memastikan timnya siap menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan publik Kudus.

Timo menyebut kehadiran tujuh negara dalam turnamen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, Srikandi Merdeka Cup menjadi momentum penting untuk memberikan pengalaman pertandingan internasional kepada para pemain muda.

“Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta fair play kepada semua tim,” ujar Timo.

Selain mengejar hasil, Timo melihat turnamen ini sebagai bagian dari proses pembentukan pemain. Pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara diharapkan mampu membuat para pemain semakin tangguh dan memiliki bekal menuju level yang lebih tinggi, termasuk timnas putri senior.

Kesiapan Garuda Pertiwi juga ditegaskan pemain Shifana Rizka Nadhifa. Ia mengatakan tim telah menjalani pemusatan latihan selama dua pekan sebagai persiapan menghadapi turnamen.

Menurut Shifana, masa persiapan tersebut membuat chemistry antarpemain semakin baik. Ia pun mengaku bangga kembali mengenakan jersey Indonesia dan bertekad memberikan permainan terbaik di setiap pertandingan.

Tak hanya Garuda Pertiwi, Indonesia juga menurunkan Timnas Putri U-16 Putri Nusantara. Pelatih Takumi Taniguchi mengatakan para pemain telah bekerja keras meski waktu persiapan relatif singkat.

“Kami memiliki rasa percaya diri dan akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan,” kata Takumi. Ia menyebut Srikandi Merdeka Cup sebagai sarana pembinaan yang efektif sekaligus pemanasan ideal menuju Kualifikasi AFC U-17.

Pemain Putri Nusantara Dian Aprilia Pary juga menyatakan kesiapan menghadapi kompetisi. Ia mengaku senang dan bangga dapat mewakili Indonesia serta memastikan tim siap memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

Pertarungan Malaysia dan Indonesia nantinya menjadi bagian dari persaingan yang lebih luas. Hong Kong, China, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Jordania juga datang dengan persiapan dan target masing-masing.

Hong Kong, China, misalnya, menjadikan turnamen sebagai kesempatan mengukur kekuatan tim sekaligus memberikan pengalaman pertandingan internasional kepada pemain muda. Arab Saudi juga ingin memanfaatkan kompetisi untuk menguji level permainan menghadapi tim-tim Asia lainnya.

Thailand menggunakan Srikandi Merdeka Cup sebagai ajang pemanasan menuju Kualifikasi Piala Asia Putri. Sementara Singapura dan Jordania melihat turnamen ini sebagai kesempatan meningkatkan pengalaman serta jam terbang internasional pemain muda.

Dengan ambisi Malaysia untuk merebut gelar dan tekad Garuda Pertiwi memberikan perlawanan, persaingan Srikandi Merdeka Cup 2026 diprediksi berlangsung ketat. Bukan hanya soal menang dan kalah, turnamen ini menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda putri dari tujuh negara.

SSA Kudus pun siap menjadi arena adu kemampuan para pemain muda tersebut. Malaysia datang dengan target juara, sedangkan Garuda Pertiwi membawa misi menjaga harga diri tuan rumah sekaligus menunjukkan bahwa sepak bola putri Indonesia mampu bersaing di level internasional. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.