Tingkatkan Literasi, Mahasiswa KKN UNDIP Hidupkan Kembali Perpustakaan

oleh -290 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas desa yang berfungsi sebagai wadah meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan, khususnya untuk anak-anak dan masyarakat pada umumnya. Terdapat beberapa desa yang menyadari akan pentingnya fasilitas perpustakaan ini, salah satunya di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Sayangnya, fasilitas perpustakaan di desa tersebut kurang berjalan dengan baik.
Salah satu mahasiswi dari Universitas Diponegoro (Undip) jurusan Ilmu Perpustakaan di bawah bimbingan Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM., yakni Safira Nur Isnaeni melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jati Kulon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Safira berupaya untuk menggerakkan kembali perpustakan yang sudah lama vakum.

Fakta yang didapatkan setelah mewawancarai Setya Kurnia Sari, S. Pd. selaku pengurus perpustakaan yang baru menjabat selama satu tahun terakhir di Perpustakaan Desa Jati Kulon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, alasan vakumnya perpustakaan dikarenakan kurangnya sumber daya manusia.

“Alasannya sih karena kurangnya SDM pengurus perpustakaan dik, sejak 2018. Saya sendiri sudah ada kegiatan mengajar jadi tidak bisa full ngurus perpustakaan Melati Jati ” jelas Setya Kurnia Sari S.Pd.

Dengan fakta tersebut, mahasiswi KKN berupaya untuk mengaktifkan kembali perpustakaan di Desa Jati Kulon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus dengan membuka perpustakaan kembali dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak-anak di desa tersebut.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan kelas mengaji dan juga kelas kreatif berkreasi dengan anak-anak. Khusus untuk kelas kreatif, setiap pertemuan memiliki tema yang berbeda-beda. Pada pertemuan pertama kelas kreatif dengan memanfaatkan kertas origami, sedangkan pada pertemuan kedua dengan membuat hiasan dinding yang terbuat dari kertas asturo. Kedepannya hiasan tersebut akan di tempelkan pada dinding perpustakaan untuk menambah nilai estetika serta menarik kunjungan masyarakat untuk datang ke perpustakaan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga minggu sejak hari selasa (26/1) sampai  tanggal (9/2).

Salah satu peserta bernama Davira Zada falahana, warga Desa Jati Kulon RT 05 RW 02 Kecamatan Jati Kabupaten Kudus mengaku senang dengan dibukanya perpustakaan dan diadakannya kelas mengaji dan kelas kreatif.

“Iya mbak senang aku ada kegiatan ini, seru bisa belajar dan berkreasi bareng temen-temen” ucap Davira.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Lu’lu’ Najwa, warga Desa Jati Kulon RT 01 RW 01 Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.
“Aku seneng mbak sama kegiatan kaya gini, apalagi udah lama ga sekolah. Berasa sekolah lagi, kegiatannya juga aku suka. Paling suka sama kelas kreatif” ucap Lu’lu’.
Ada pun respon warga sekitar mengaku senang.

Menurut keterangan Bu Ana warga RT 05 RW 02 menyebutkan senang dengan dibukanya kembali perpustakaan desa karena dinilai dapat memberikan kegiatan yang positif untuk anak-anak.

Selain itu, Setya Kurnia Sari, S. Pd. selaku pengurus Perpustakaan Desa Jati Kulon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus mengaku senang dengan adanya kegiatan kelas kreatif dan kelas mengaji ini karena bisa memberikan pilihan anak-anak untuk datang ke perpustakaan.

“Harapanku kedepan perpustakaan desa Jati Kulon bisa lebih eksis lagi, banyak kegiatan, dan bisa dikenal masyarakat” ungkapnya. (*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :