Tingkatkan Pengalaman Mahasiswa, UMK Teken Kerjasama dengan PT BTN

oleh
Department Head Learning Center Division PT BTN M. Takdir Munir menyerahkan kerjasama kepada WR IV UMK Dr. Subarkah

Kudus, ISKNEWS.COM – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) untuk Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Program magang ini memang berbeda dengan lainnya, karena memang mahasiswa yang magang menghabiskan waktu enam bulan dan juga mendapatkan ‘gaji’ dari PT BTN.

Department Head Learning Center Division PT BTN M. Takdir Munir mengatakan, sepuluh mahasiswa UMK yang akan ikut PMMB masuk dalam batch dua, sementara batch satu akan selesai besok. ”Senin depan sepuluh mahasiswa sudah mulai proses magang,” katanya saat pelepasan mahasiswa magang di Kantor PT BTN Semarang kemarin.

Program PMMB ini memang program magang yang berbeda, karena dilakukan selama enam bulan. Artinya mahasiswa akan mendapatkan pengalaman lebih, apalagi akan diperlakukan seperti karyawan.

TRENDING :  Limbah Perusahaan di Sulap Jadi Barang Bernilai Ekonomi

Sehingga akan mengetahui seluk-beluk tentang kondisi kerja secara langsung di dunia perbankan, terutama di PT BTN. ”Jadi mahasiswa magang tidak hanya kirim surat dan fotocopy saja, tapi akan mengetahui secara detail kondisi kerja seperti apa,” terangnya.

Karena rentang waktu enam bulan, maka diharapkan mahasiswa yang ikut PMMB akan mendapatkan pengalaman dunia kerja. Selanjutnya akan diberikan sertifikat, sertifikat yang diberikan bukan sertidikat biasa, tapi sertifikat yang kelasnya industri.

Selain itu, mereka yang magang juga berpotensi bekerja di PT BTN, ketika ada lowongan dieprsilahkan mendaftar. Karena lebih baik menerima orang yangs udah memiliki pengalaman dibanding harus mengajari dari awal. ”Ada cabang yang sampai meminta tidak usah menarik mahasiswa magang ketika sudah selesai enam bulan, karena kinerjanya baik, tapi karena aturannya harus ditarik, ya ditarik,” imbuhnya.

TRENDING :  Jangan Takut Laporkan Kendala Masalah Ekonomi Di Lingkungan Masyarakat

Dia menambahkan, mahasiswa nantinya akan mendapatkan uang saku sekitar Rp 1,6 juta tiap bulannya. Uang saku tersebut memang dialokasikan untuk biaya hidup selama magang, tidak bisa untuk ditabung.
Namun dirinya mengingatkan, janan melihat uang sakunya, namun yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang tidak didapatkan selama kuliah. ”Ketika magang hanya satu sampai dua bulan, pengalaman yang didapat sangat minim, namun ketika enam bulan, ilmu dan pengalaman yang didapat akan banyak,” jelasnya.

TRENDING :  Dzikir Akbar Jelang Ujian Nasional di Simpang 7 Kudus

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMK Dr. Subarkah mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada PT BTN. Karena sudah memebrikan kesempatan kepada sepuluh mahasiswa untuk magang. Sehingga mendapatkan pengalaman dalam dunia usaha secara langsung.

Untuk mahasiswa yang ikut PMMB, dari internal UMK sudah melakukan penyaringan terlebih dahulu. Sehingga mereka yang magang memang yang sudah lolos standar yang sudah ditetapkan secara internal.
Pihaknya berharap, kerjasama yang dilakukan tidak berhenti, namun tetap berlanjut dikemudian hari. Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan maupun dunia usaha. ”Sebelumnya kami sudah kerjasama dengan belasan perusahaan BUMN untuk PMMB,” imbuhnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :