Trabas Banjir, Konvoi Jip Tim Kesehatan MDMC Periksa Kesehatan Warga

oleh -305 kali dibaca
sejumlah kendaraan offroad dari komunitas IOF Kudus bersama tim tenaga kesehatan RSA dan MDMC saat mebelah banjir menuju lokasi bakti sosial pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Mewujudkan slogan one Muhammadiyah one respon (OMOR) atau aksi cepat tanggap bencana oleh warga Muhammadiyah. Puluhan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Kudus kembali diterjunkan melakukan pengobatan di kawasan terdampak banjir Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kaliwungu, Kudus, Jumat (05/02/2021).

Dibawah koordinasi tim tanggap darurat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), tim kesehatan bekerjasama dengan komunitas pengendara jip Indonesia Offroad Federation (IOF) Kudus membelah kawasan banjir dengan konvoi kendaraan offroad mencapai target di Dukuh yang seringkali menjadi langganan banjir tiap tahun.

Menurut wakil ketua MDMC Kudus Satrio Yudo Budi Wicaksono, tahapan pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir merupakan SOP yang telah disusun oleh Tim MDMC sebagai salah satu bentuk trauma healing.

“Menerjunkan tim kesehatan merupakan tahap kami selanjutnya setelah pembuatan dapur umum di arena kawasan banjir,” ujar Satrio jelang pemberangkatan tim, Jumat (05/02/2021).

Berlokasi dirumah seorang perangkat Desa setempat, puluhan warga terdampak banjir di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kaliwungu, Kudus mendapatkan pengobatan gratis.

Sejumlah tim kesehatan RS Aisyiyah Kudus dan MDMC saat menggelar bakti sosial pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kaliwungu Kudus (Foto: YM)

Ketua Tim Kesehatan RS Aisyiyah Kudus Septian Adi Nugroho mengatakan, kegiatan pengobatan gratis tersebut sebagai bentuk bakti sosial dan kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir merupakan aksi kedua dalam pekan ini.

“Khususnya di Desa Setrokalangan (Dukuh Karangturi) banyak warga yang terisolir, sebab aksesnya tergenang banjir. Jadi pengobatan gratis mulai dari pengecekan hingga pemberian obat kami lakukan terjun langsung ke pemukiman warga,” katanya.

Menurutnya, banyak warga yang sudah mengeluhkan terserang penyakit. Mulai keluhan penyakit panas, pusing, flu, hingga gatal – gatal. Beberapa lalu, RS Aisyiyah juga memberikan pengobatan gratis di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Jati, Kudus.

Lokasi pengobatan gratis di rumah Kadus 2 Setrokalangan Jarwanto (Foto: YM)

“Tadi juga ada anak – anak yang ganti balutan di dahi, bekas luka jatuh. Kedepan tidak menutup kemungkinan kami akan memberikan pengobatan gratis lagi,” ucapnya.

Sementara Kadus 2 Desa Setrokalangan Jarwanto menyatakan, memang ada beberapa warga yang mulai mengeluhkan terserang penyakit, kebanyakan, mereka yang mengeluhkan yakni lanjut usia.

Hingga kini didaerahnya sendiri sudah ada tiga kali pengobatan gratis.
“Ada pengobatan gratis tiga kali dari, puskemas dua kali dan satu kali dari RS Aisyiyah. Hari ini, yang ikut pengobatan gratis ada 20 warga lebih,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengaku, pengobatan gratis langsung ke pemukiman warga tersebut sangatlah bermanfaat. Sebab, selain akses yang cukup jauh dengan klinik – klinik kesehatan, akses jalan keluar desa hingga kini juga masih terendam banjir.

“Jadi tidak perlu ke pos kesehatan, karena ini warga juga masih terisolir akses jalan terendam banjir,” terangnya.

Sedangkan, salah seorang warga Anjasmara, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis tersebut. Sebab sebelum banjir pun dirinya sudah sering mengeluhkan pusing kepala sebelah.

“Sering pusing, apalagi ditambah hujan terus dan banjir badan jadi gembreges (panas dingin). Kalau gatal – gatal alhamdulillah tidak,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.