Tradisi Syawalan Harga Tiket Masuk Sendang Jodo Naik

oleh

Kudus, isknews.com – Harga tiket masuk ke arena keramaian Syawalan lebaran di Obyek Wisata Sendang Jodo, Kabupaten Kudus, pada 2017 ini, mengalami kenaikan, dari Rp 5000 pada 2016 lalu, menjadi Rp 8000 per orang. Perayaan Syawalan di Sendang Jodo, Desa Purworejo, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus yang sudah menjadi tradisi satu tahun sekali, pada setiap H+7 lebaran, untuk penyelenggaraan tahun ini, akan digelar pada Ahad (02/07), dimeriahkan hiburan barongan dan pentas musik dangdut.


Ketua Panitia Syawalan Sendang Jodo, H Hadi Muhari, yang dihubungi isknews.com, Kamis (29/06), di lokasi obyek wisata tersebut, mengatakan hal itu. Menurut dia, dinaikkannya harga tiket masuk tradisi Syawalan di Sendang Jodo itu, adalah atas kesepakatan panitia. Terlepas apakah pengunjung akan mampu atau tidak, karena sudah menjadi keputusan panitia, harga tiket masuk sebesar Rp 8.000 per orang itu, akan tetap diberlakukan. “Pada Syawalan tahun lalu dengan harga tiket Rp 5000 per orang, sebanyak 1000 lembar tiket yang dicetak oleh panitia, habis terjual.”


Pada 2017 ini, ungkapnya lanjut, jumlah tiket yang akan dicetak pun sama, sebanyak 1000 lembar. Pihak panitia berharap bisa terjual semuanya, mendasarkan pengalaman pada penyelenggararaan keramaian Syawalan pada tahun-tahun sebelumnya, pengunjung yang mencapai ratusan orang, bukan hanya warga dari Desa Purworejo, melainkan dari semua penjuru di Kabupaten Kudus. “Di mana pun ada keramaian Syawalan, warga Kudus tidak pernah melawatkannya, termasuk di Sendang Jodo.”


Mengenai rangkaian kegiatan pada keramaian kupatan, atau “bhodo kupat” di Sendang Jodo itu, akan diawali dengan kirab yang membawa dua buah gunungan, yakni gunungan ketupat dan jajan pasar. Kirab yang diikuti ratusan dari RT-01 hingga RT-04/RW-01 Desa Purworejo, kesenian barongan dan drumband dari pelajar SD setempat, akan diberangkatkan pada pukul 09:00, dari halaman Masjid Jami Al-Hikmah, ke lokasi Sendang Jodo. Di tempat ini, setelah didoakan oleh sesepuh RW H Ali Yudi, dua gunungan menjadi rebutan pengunjung. “Selain kirab, panitia juga mendatangkan hiburan orkes ndangdut dari Kabupaten Demak,” jelas ketua panitia Syawalan Sendang Jodo itu.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Pendapatan Museum Kretek 2017 Lampaui Target