Transit di Kudus, 6 Pegowes Wanita “1.000 km for Bali Pulih”, Disambut Hangat

oleh

Kudus, isknews.com – Hari ini enam srikandi perwakilan Women Cycling Community (WCC) Bali melintasi Kabupaten Kudus untuk melanjutkkan perjalanannya dengan bersepeda dari Semarang menuju Bali. Sebelumnya mereka telah melakukan gowes dari Jakarta dan Bandung lalu finish di Denpasar Bali atau sejauh 1.000 km dalam sepuluh hari, Minggu (08/11/2020).

Para goweser tersebut dijadwalkan menyusuri jalan sepanjang Pantai Utara Jawa hingga tiba di Denpasar Bali. Ketua WCC Bali, Trilara Prasetya Rina mengatakan WCC Bali mengemban misi untuk membantu memulihkan bali yang kini sedang terpuruk oleh pandemi

Para pesepeda perempuan “1.000 km for Bali Pulih” tersebut berangkat dari Jakarta pada 1 November 2020 dengan start dari headquarter WCC Nusantara di Jakarta Selatan kemudian melalui Bandung, Cirebon, Tegal, dan Pekalongan.

Enam srikandi perwakilan Women Cycling Community (WCC) Bali melintasi Kabupaten Kudus untuk melanjutkkan perjalanannya dengan bersepeda dari Jakarta menuju Denpasar Bali (Foto: istimewa)

Lantas masuk ke Kudus setelah itu menuju Tuban, Surabaya, dan Probolinggo. Dilanjutkan ke Situbondo, Ketapang, Gilimanuk, dan berakhir di Denpasar tanggal 10 November 2020.

Di Kudus kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus Dr. Hartopo. “Selamat datang di Kudus. Kudus sangat terbuka untuk para tamu maupun wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia. Kami menyambut baik kegiatan ini,” ungkapnya saat menyambut WCC Indonesia di Kedai Dede, Minggu (08/11/2020).

Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh Plt. Bupati Kudus untuk mengenalkan potensi wisata di Kota Kretek. Harapannya, setelah kegiatan tour sepeda tersebut selesai, mereka dapat menjadikan Kudus sebagai tujuan berwisata.

“Kudus kaya akan potensi wisata. Ada kopi Muria, soto, sate kerbau, dan berbagai kuliner lainnya. Tak kalah, wisata religi Sunan Kudus dan Sunan Muria. Alam Kudus yakni keindahan dan potensi Gunung Muria pun cukup menjanjikan,” ujarnya.

Tak cukup disitu, orang nomor satu di Kudus itu juga menawarkan investasi kepada peserta WCC. Pihaknya mengatakan, Kudus sangat terbuka dan mendukung iklim investasi yang sehat dan mudah.

“Monggo, bagi yang ingin berinvestasi di Kudus kami persilakan. Kami pastikan kemudahan dan iklim investasi yanh sehat ada disini,” imbuhnya.

Terakhir, Plt. Bupati Kudus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara disiplin. Selain itu, pihaknya mendoakan agar kegiatan WCC berjalan lancar dan sukses.

“Jangan lupa untuk terus disiplin protokol kesehatan. Terakhir, saya doakan kegiatan ini sukses dan selalu jaga keselamatan,” pungkasnya.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :