Tumpangkrasak Manfaatkan Gedung Sekolah sebagai Tempat Isolasi Terpusat, Hartopo: Desa Lain Harus Bisa Mencontoh

oleh -1,343 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pemerintah Desa Tumpangkrasak, Kecamat Jati, Kudus, telah menyiapkan tempat isolasi terpusat bagi warga yang positif terpapar virus corona (covid-19).

Hal tersebut pun diapresiasi oleh Bupati Kudus HM Hartopo saat melakukan pengecekan tempat isolasi terpusat di SDN 3 Tumpangkrasak tersebut, Rabu(16/06) siang tadi.

“Penyediaan tempat isolasi terpusat di desa ini sangat membantu Pemkab Kudus. Pemkab sangat mengapresiasi hal ini. Daripada isolasi di luar kota mendingan di sini, dekat dengan keluarga,” ujarnya.

Hartopo berharap, pemanfaatan gedung sekolah sebagai tempat isolasi terpusat ini bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain. Pihaknya juga meminta agar Bidan desa bisa 24 jam standby aktif memantau warganya yang lakukan isolasi terpusat nantinya.

Lebih lanjut, Hartopo mengingatkan pula agar warga yang akan diisolasi terpusat untuk diskrining terlebih dahulu. Untuk mengetahui apakah dia bergejala atau tidak. Sebab jika bergejala, baik ringan, sedang, bahkan berat, harus melakukan isolasi di rumah sakit. Bukan isolasi terpusat di desa.

“Kami minta kesadaran warga Kudus untuk mematuhi protokol kesehatan. Tanpa dukungan masyarakat kita tidak bisa berbuat apa-apa,” terang Hartopo.

Selain melakukan pengecekan tempat isolasi, Hartopo juga diperlihatkan maping yang disiapkan desa untuk mendata grafik perkembangan kasus covid-19 di Desa Tumpangkrasak. Mulai dari grafik penyebaran, angka positif, hingga capaian kasus sembuh semuanya disampaikan dengan grafik yang jelas.

“Bagus ini, mohon dipantau terus dan selalu komunikasi dengan bidan desa,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tumpangkrasak, Sarjoko Saputro, menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan 5 ruang kelas yang bisa menampung 20 orang. Yang mana, masing-masing ruang kelas nanti bisa dihuni oleh 4 orang yang terkonfirmasi positif virus covid-19.

Selama melakukan isolasi terpusat di SD, Sarjoko akan menjamin persediaan makan minum bagi warganya. Sementara untuk pengadaan obat-obatan dan vitamin akan dibantu dari Puskesmas maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.

“Kalau kita dapat informasi ada yang terpapar virus, akan langsung kami jemput dan sarankan untuk melakukan isolasi terpusat. Makan minum akan kami sediakan. Tapi untuk obat dan vitamin dari desa dan dinas kesehatan,” tegasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :