Pati, isknews.com – Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Cup ke-23 Tahun 2025 resmi dibuka dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Desember 2025.
Turnamen tahunan ini digelar di tiga lokasi berbeda untuk menampung tingginya antusiasme peserta, yakni Lapangan Bakorwil, Lapangan Joyokusumo, dan Lapangan SMA N 1 Pati.
Ketua Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menjelaskan bahwa Bupati Cup kali ini mengalami keterlambatan penyelenggaraan.
“Memang acara mepet banget ya, karena padatnya agenda di Kabupaten. Jadi, kami ambil waktu setelah anak-anak mendekati masa liburan,” ujarnya.
Meski digelar di akhir tahun, antusiasme peserta tetap tinggi. Total ada 73 pasangan atau sekitar 146 atlet yang ambil bagian dalam kejuaraan ini. Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi kategori prestasi serta kelompok umur ganda senior 90, 100, 110, dan 120.

Namun, Joni mengungkapkan bahwa kategori junior untuk kelompok umur 10, 12, 14, dan 16 tahun terpaksa ditiadakan tahun ini.
“Memang harus kita akui, di Pati ini masih sangat kurang kelas khusus olahraga,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan eksodus atlet muda.
“Atlet-atlet kita banyak dibajak kabupaten lain. Ini PR besar untuk pembinaan, karena kelompok umur kita makin berkurang,” imbuhnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Joni berencana mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Pati agar membuka lebih banyak kelas khusus olahraga, tidak hanya di tingkat SMA, tetapi juga SMP dan SD.
“Ke depan, kami usulkan agar lebih banyak sekolah yang punya kelas khusus olahraga,” harapnya.
Pelti Pati sendiri berkomitmen terus melakukan pencarian bibit atlet tenis, baik putra maupun putri, sekaligus berupaya mempertahankan atlet potensial agar tidak berpindah ke daerah lain demi menjaga masa depan olahraga tenis di Bumi Mina Tani. (mel)







