Tutup Balagh Ramadhan, Santri Al-Qaumaniyah Diminta Jaga Akhlaq di Kampung Halaman

oleh -689 Dilihat

Kudus, isknews.com – Setelah lebih dari dua pekan mengikuti Balagh Ramadhan atau pengajian pasanan, para santri Pesantren Al-Qaumaniyah Bareng Jekulo baik yang menetap sebelumnya maupun santri yang datang hanya dibulan ramadhan atau biasa disebut santri kelana, maka pihak pengurus membuat acara penutupan khataman  sekaligus buka bersama yang telah digelar pada Senin, (13/6/2017) di Masjid Baitussalam Jl. Sewonegoro 7 Jekulo Kudus.

Ahmad Faiz, salah seorang pembimbing santri di Ponpes Al-Qaumaniyah menjelaskan, Acara khataman kali ini dihadiri oleh Hadroh KH. NUR HUDA (Pengasuh pp. Darul mubarok) , kemudian bacaan tahlil oleh K. Ulin Nuha (pengasuh pp. Manba’ul Anwar) dan Do’a penutup oleh KH. MUJAHID DAHLAN (pengasuh pp. darussalam). Tidak ketinggalan pula, KH. Chalimi, Gus lukman dan Gus Mujab

Dijelaskannya, Kegiatan ini merupakan momentum perpisahan sementara (bagi santri tetap), karena mulai esok pagi para santri yang berjumlah 150 orang itu sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

“Besok mereka akan pulang, tapi setelah lebaran mereka (para santri tetap) ke sini lagi untuk mengikuti pelajaran seperti biasanya,” tambah pemuda yang berasal dari Sayung Demak itu.

Sampai dipenghujung acara, Selain memberikan sanad kepada para santri yang tahun ini mengikuti Balagh Ramadhan, Pengasuh Pesantren Al-Qaumaniyah juga memberi amanat kepada para santri baik yang berstatus tetap maupun santri kelana, untuk tetap menjaga akhlakul karimah saat berada di rumah.

Seperti yang telah diberitakan isknews.com sebelumnya, ada empat belas kitab kuning yang dikaji di ponpes Al-Qaumaniyah selama bulan Ramadan. Yakni Kitab Haasibu qobla an tuhaasabuu, Muujizul kalam, Al ‘arbaiin Al-yaafi’i, Ziinatul kaunain, Risalatul Ahadits fii fadlo’ili mutlaqis shiaam, da’bus Sholihin, adabu sulukil murid.

Selanjutnya ada kitab Bulughul marom, minahus saniyyah, UQudul lujain, Ad durrul fariid fii ‘aqo idi ahlit tauhid, al Khowariq, fathul majid, Tanqihul qaul, Misbahul anam, Tauhid dan ada tambahan menerangkan masalah pasangan suami istri.

Diakui Faiz, “keempat belaz kitab tersebut, ada satu yang belum khatam secara bersama-sama, yaitu kitab Muujizul kalam. Dan rencana nya akan hatam satu atau dua hari kedepan.” jelasnya

Seperti halnya yang ditemui isknews.com, salah satu santri tetap yang datang dari Lampung, Asep Abdul Hadi, (18), dia sangat senang dan bersyukur kepada Allah karena sudah diberi kesempatan untuk menikmati bulan ramadhan tahun ini sekaligus bersama santri lainnya bisa menghatamkan ngaji pasanan dan dirinya berharap bisa dipertemukan pada Ramadhan tahun depan.” Pungkasnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.