Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kudus Kini 1.531

oleh

Kudus, isknews.com –  Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 910 kontak erat masih dipantau, 109 suspek, dan 51 probable. Dari 109 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat, 68 isolasi mandiri dan 10 dirujuk. Untuk 51 kasus probable dalam wilayah terdapat 51 kasus meninggal.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi mengatakan, Sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 1855 kasus dari dalam wilayah. Dari 1855 kasus dalam wilayah tersebut 44 kasus dirawat, 66 kasus isolasi,  sembuh 1531 kasus dan meninggal 214 kasus.

Dari data tersebut terdapat penambahan 2 (dua) kasus positif Covid-19 Confirm baru berasal dari dalam wilayah.

Adapun 2 (dua) kasus positif Covid-19 Confirm baru dari dalam wilayah, sebagai berikut (L = laki-laki dan P = perempuan) :

1. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Gebog yang terdiri dari Desa Karangmalang (L).

2. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Kaliwungu yang terdiri dari Desa Papringan (L). 

Kabar gembira datang dari 19 (Sembilan belas) kasus Covid-19 Confirm yang dinyatakan sembuh.

Adapaun 19 (Sembilan belas) kasus yang dinyatakan sembuh, sebagai berikut :

1. 3 (tiga) kasus berasal dari Kecamatan Bae yang terdiri dari Desa Gondangmanis (L, P) dan Desa Pedwabg (L).

2. 2 (dua) kasus berasal dari Kecamatan Gebog  yang terdiri dari Desa Karangmalang (L) dan Desa Gribig (P)

3. 6 (enm) kasus berasal dari Kecamatan Jati yang terdiri dari Desa Loram Kulon(2P), Desa Jepang Pakis (P), Desa Ngembal Kulon (L), dan Desa Tumpang Krasak (2L).

4. 1 (satu) kasus berasal dari Kecamatan Jekulo yang terdiri dari Desa Hadipolo (P).

5. 3 (tiga) kasus yang berasal dari Kecamatan Kaliwungu yang terdiri dari Desa Mijen (L, P) dan Desa Karangampel (P).

6. 3 (tiga) kasus berasal dari Kecamatan Kota yang terdiri dari Desa Kerjasan (L), Desa Mlati Kidul (P), dan Des Sunggingan (P).

7. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Undaan yang terdiri dari Desa Undaan Lor (P).

Terdapat 1 (satu) kasus probable yang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 1 (satu) kasus positif probble yang dinyatakan meninggal dunia, yaitu seorang laki-laki berusia 42 tahun berdomisili di Desa Singocandi Kecamatan Kota. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 16 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta.

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah. Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain. Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum.

Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang. Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan. Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :