Update Covid-19 Kudus, 11 Kasus Baru, 4 Meninggal, 12 Sembuh

oleh

Kudus, isknews.com –  Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini (Per 19 September 2020), terdapat 669 kontak erat masih dipantau, 145 suspek, dan 45 probable. Dari 145 suspek dalam wilayah sebayak 41 dirawat, 95 isolasi mandiri dan 9 dirujuk. Untuk 45 kasus probable dalam wilayah terdapat 45 kasus meninggal.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid 19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi mengatakan, Sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 1411 kasus dari dalam wilayah. Dari 1411 kasus dalam wilayah tersebut 52 kasus dirawat, 126 kasus isolasi, sembuh 1042 kasus dan meninggal 190 kasus.

Dari data tersebut terdapat penambahan 11 (sebelas) kasus baru berasal dari dalam wilayah.

 Adapun 11 (sebelas) kasus baru dari dalam wilayah, sebagai berikut :

  1. Laki-laki berusia 62 tahun berdomisili di Desa Purwosari Kecamatan Kota. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 17 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  2. Perempuan berusia 26 tahun berdomisili di Desa Temulus Kecamatan Mejobo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 15 September 2020 tanpa penyakit penyerta.
  3. Perempuan berusia 62 tahun berdomisili di Desa Lambangan Kecamatan Undaan. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  4. Laki-laki berusia 65 tahun berdomisili di Desa Ploso Kecamatan Jati. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 14 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  5. Laki-laki berusia 46 tahun berdomisili di Desa Ploso Kecamatan jati. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 15 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  6. Perempuan berusia 34 tahun berdomisili di Desa Ploso Kecamatan Jati. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 13 September 2020 tanpa penyakit penyerta.
  7. Laki-laki berusia 73 tahun berdomisili di Desa Purwosari Kecamatan Kota. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 16 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  8. Laki-laki berusia 48 tahun berdomisili di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 15 September 2020 tanpa penyakit penyerta.
  9. Laki-laki berusia 39 tahun berdomisili di Desa Banget Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 4 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  10. Laki-laki berusia 61 tahun berdomisili di Desa Purwosari Kecamatan Kota. Dirawat di RSU Tlogorejo Semarang tanggal 30 Juli 2020 dengan penyakit penyerta.
  11. Perempuan berusia 54 tahun berdomisili di Desa Samirejo Kecamatan Dawe. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.

Terdapat 4 (empat) kasus yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari dalam wilayah.

Adapun 4 (empat) kasus meninggal dunia berasal dari dalam wilayah, sebagai berikut :

  1. Laki-laki berusia 39 tahun berdomisili di Desa Banget Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 4 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  2. Laki-laki berusia 61 tahun berdomisili di Desa Purwosari Kecamatan Kota. Dirawat di RSU Tlogorejo Semarang tanggal 30 Juli 2020 dengan penyakit penyerta.
  3. Perempuan berusia 54 tahun berdomisili di Desa Samirejo Kecamatan Dawe. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  4. Perempuan berusia 24 tahun berodmisili di Desa Getassrabi Kecamatan Gebog. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 31 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.

Kabar gembira datang dari 12 (dua belas) kasus yang dinyatakan sembuh berasal dari dalam wilayah.

Adapun 12 (dua belas) kasus sembuh berasal dari dalam wilayah, sebagai berikut:

  1. Perempuan berusia 43 tahun berdomisili di Desa Glagahwaru Kecamatan Undaan. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 3-10 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  2. Laki-laki beruisa 57 tahun berdomisili d Desa Jojo Kecamatan Mejobo. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 27 Agustus 2020.
  3. Laki-laki berusia 42 tahun berdomisili di Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 24 Agustus – 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  4. Laki-laki berusia 62 tahun berdomisili di Desa Garung Lor Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 27 Agustus – 4 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  5. Laki-laki berusia 33 tahun berdomisili di Desa Glagahwaru Kecamatan Undaan. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 29 Agustus – 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  6. Perempuan berusia 23 tahun berdomsili di Desa Peganjaran Kecamatan Bae. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  7. Perempuan berusia 39 tahun berdomisili di Desa Tenggeles Kecamatan Mejobo. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 26 Agustus – 4 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  8. Laki-laki berusia 47 tahun berdomisili di Desa Terban Kecamatan Jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 1 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  9. Perempuan berusia 16 tahun berdomisili di Desa Terban Kecamatan jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 1 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  10. Laki-laki berusia 20 tahun berdomisili di Desa Terban Kecamatan Jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 1 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  11. Perempuan berusia 63 tahun berdomisili di Desa Demaan Kecamatan Kota. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 24 Agustus – 4 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  12. Laki-laki berusia 66 tahun berdomisili di Desa Kedungdowo Kecamatan kaliwungu. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 23 Agustus – 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.

Terdapat 2 (dua) kasus probable yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari dalam wilayah.

Adapun 2 (dua) kasus probable meninggal dunia, sebagai berikut :

  1. Laki-laki berusia 61 tahun berdomisili di Desa Ploso Kecamatan Jati. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 18 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  2. Laki-laki berusia 59 tahun berdomisili di Desa Prambatan Kidul Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 15 September 2020 dengan penyakit penyerta.

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah. Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting.

Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain. Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum. Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang.

Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan. Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :