Update Covid-19 Kudus: Terkonfirmasi 4822, Sudah Sembuh 3933 Kasus

oleh -198 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Satuan Tugas penanganan Covid-19 Kudus, dokter Andini Aridewi menyebutkan, Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 2397 kontak erat masih dipantau, 283 suspek, dan 80 probable. Dari 283 suspek dalam wilayah sebayak 170 dirawat dan 113 isolasi mandiri. Untuk 80 kasus probable dalam wilayah terdapat 80 kasus meninggal.

“Sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 4822 kasus dari dalam wilayah. Dari 4822 kasus dalam wilayah tersebut 123 kasus dirawat, 317 kasus isolasi, sembuh 3933 ┬ákasus dan meninggal 449 kasus,” katanya dalam press rilis, Sabtu (30/1/2021) malam.

Dari data tersebut, lanjutnya, terdapat penambahan 34 (tiga puluh empat) kasus positif Covid-19 Confirm baru berasal dari dalam wilayah.

Adapun 34 (tiga puluh empat) positif Covid-19 Confirm baru dari dalam wilayah, sebagai berikut (L = laki-laki dan P = perempuan)  :

  1. 3 (tiga) kasus yang berasal dari Kecamatan Bae  yang terdiri dari Desa Dersalam (2P) dan Desa Ngembalrejo (L).
  2. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Gebog yang terdiri dari Desa Jurang (L).
  3. 2 (dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Jati  yang terdiri dari Desa Getaspejaten (L) dan Desa Megawon (L).
  4. 3 (tiga) kasus yang berasal dari Kecamatan Jekulo  yang terdiri dari Desa Bulungcakring (P), Desa Jekulo (L), dan Desa Tanjungrejo (P).
  5. 11 (sebelas) kasus yang berasal dari Kecamatan Kaliwungu yang terdiri dari Desa Bakalan Krapyak (2P), Desa Gamong (P), Desa Kaliwungu (2P), Desa Papringan (P), Desa Prambatan Lor (P), dan Desa Sidorekso (L, 3P).
  6. 9 (sembilan) kasus yang berasal dari Kecamatan Kota  yang terdiri dari Desa Barongan (3P), Desa Burikan (P), Desa Demangan (P), Desa Kramat (L, P), Desa Mlati Lor (P), dan Desa Rendeng (P).
  7. 3 (tiga) kasus yang berasal dari Kecamatan Mejobo  yang terdiri dari Desa Golantepus (P), Desa Hadiwarno (P), dan Desa Temulus (L).
  8. 2 (dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Undaan yang terdiri dari Desa Sambung (P) dan Desa Undaan Tengah (P).

Terdapat 3 (tiga) kasus positif confirm Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 3 (tiga) kasus positif confirm Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, sebagai berikut :

  1. Laki-laki berusia 58 tahun berdomisili di Desa Jurang Kecamatan Gebog. Dirawat di RS Aisyiyah tanggal 11 Januari 2020 dengan penyakit penyerta.
  2. Perempuan berusia 49 tahun berdomisili di Desa Terban  Kecamatan Jekulo. Dirawat di RS Aisyiyah tanggal 18 Januari 2020 dengan penyakit penyerta.
  3. Laki-laki berusia 59 tahun berdomisili di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 20 Januari 2020 dengan penyakit penyerta

Terdapat  19 (Sembilan belas)  kasus yang dinyatakan sembuh.

Adapun 19 (Sembilan belas)  kasus yang dinyatakan sembuh, sebagai berikut :

  1. 2 (dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Bae yang terdiri dari Desa Bae (L) dan Desa Dersalam (P).
  2. 7 (tujuh) kasus yang berasal dari Kecamatan Dawe  yang terdiri dari Desa Cranggang (2P), Desa Glagah Kulon (P), Desa Kandangmas (3P) dan Desa Margorejo (P).
  3. 5 (lima) kasus yang berasal dari Kecamatan Gebog  yang terdiri dari Desa Besito (P), dan Desa Karangmalang (2L, 2P).
  4. 2 (dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Jekulo  yang terdiri dari Desa Jekulo (L) dan Desa Klaling (P).
  5. 1 (satu) kasus yang berasal dari Kecamatan Kota yang terdiri dari Desa Mlati Norowito (P).
  6. 2 (dua) kasus yang berasal dari Kecamatan Mejobo yang terdiri dari Desa Jepang (L), dan Desa Tenggeles (L).

Terdapat 2 (dua) kasus probable yang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 2 (dua) kasus probable yang dinyatakan meninggal dunia, sebagai berikut :

  1. Perempuan berusia 57 tahun berdomisili di Desa Prambatan Kidul Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 28 Januari 2020 dengan penyakit penyerta.
  2. Perempuan berusia 62 tahun berdomisili di Desa Terban Kecamatan Jekulo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 29 Januari 2020 dengan penyakit penyerta.

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah.

Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain. Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum.

Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang. Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan.

Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :