Urus Akta Kematian Sama Pentingnya Dengan Akta Kelahiran

oleh -295 views

Kudus, isknews.com – Selain akta kelahiran, akta kematian juga penting untuk diurus oleh warga, namun akta kematian masih kurang familiar di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus Eko Hari Djatmiko melalui Sekdin Putut Winarno, mengatakan jika akte kematian bisa digunakan untuk menonaktifkan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan pengurusan pengalihan pension. “Ya, pensiunan ASN jika yang meninggal suami otomatis uang pensiun turun ke istri, dan syaratnya harus menyertakan akta kematian,” ujarnya.

Pihaknya berencana menggandeng juru kunci makam untuk membantu pengurusan akta kematian. “Jadi, setiap ada yang meninggal, juru kunci tersebut mendata dan memberikan bantuan pengurusan akte kematian, sama seperti kerja sama di rumah sakit atau fasilitas kesehatan,” paparnya.

Dijelaskannya, adapun rekap data pengurusan akte kematian dari Januari hingga Mei 2021 sebanyak 3.501, sedangkan akte kelahiran sebesar 6.393. Disdukcapil Kudus terus berinovasi mempermudah pelayanan kepada masyarakat pengurusan administrasi kependudukan.

”Masyarakat tinggal download saja pelayanan administrasi kependudukan sepenuh hati melayani masyarakat secara online (PAKSEMOK). Prosesnya pun cepat, mulai dari perbaiki layanan sehingga masyarakat tidak lagi malas mengurus administrasi kependudukannya,” terangnya.

Winarno membeberkan, target nasional untuk akte kelahiran usia 0-17 tahun 95 persen dan akte kematian 100 persen. Untuk tahun 2020 capaian pengurusan akte kelahiran sebanyak 17.120 sedangkan akte kematian sebanyak 5.911. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :