Usai Pasar Kliwon, E-Retribusi Kini Telah Diujicobakan di Pasar Bitingan

oleh -113 kali dibaca
Salah seorang petugas saat memberikan kartu e retribusi

Kudus, isknews.com – Penarikan retribusi secara elektronik atau e-Retribusi sudah diterapkan di Pasar Kliwon, dan mulai Bulan Juni 2022 telah di ujicoba-kan di Pasar Bitingan Kudus.

“Dari 875 pedagang pasar Bitingan, yang ikut ujicoba e-retribusi baru 115 pedagang kios,” kata Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus, Albertus Harys Yunanta, Senin (4/7/2022).

Untuk membayar retribusi, kata dia, tergantung dari luasannya. Sesuai dengan perda untuk kios adalah Rp. 150 per meter per hari. Sosialisasi juga sudah disampaikan dan untuk bulan Juli ini ujicoba akan diberlakukan kepada pedagang los.

Sebenarnya ada enam pasar yang akan diterapkan e-Retribusi. Mulai dari Pasar Bitingan, Pasar Jember, Pasar Brayung, Pasar Jekulo, Pasar Piji, dan Pasar Baru. “Dalam waktu dekat dan untuk tahun ini Pasar Bitingan dulu. Bulan depan mulai sosialisasi dulu. Pasar yang lain menunggu sarana dan prasarananya dulu,” katanya, Rabu (11/5/2022).

Harys meyebut, sosialisasi akan dilakukan terkait prosedur pemungutan e-Retribusi, pelatihan ke petugas, dan sosialisasi ke pedagang. Menurut dia, Pasar Bitingan dipilihnya karena sudah memenuhi sarana dan prasarana untuk menerapkan kebijakan e-Retribusi.

Mulai dari sarana kartu e-Retribusi dan alat untuk pembayaran Mpos (alat Payment petugas pasar, red). “Dengan E-Retribusi, pedagang bisa lebih mudah pembayarannya, hanya dengan top up saldo,” terangnya.

Tujuan penerapan e-Retribusi ini untuk meningkatkan akuntabilitas pemungutan retribusi. Sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika sudah diaplikasikan di Pasar Bitingan, artinya sudah ada dua pasar di Kudus yang menerapkan e-Retribusi. Yakni Pasar Kliwon dan Pasar Bitingan,” ujarnya.

Dengan adanya e-Retribusi ini, Harys berharap pemungutan retribusi bisa termonitor dengan baik. Selain itu dapat meningkatkan akuntabilitas. “Pelaporan dan pembayarannya jauh lebih mudah,” imbuhnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :