Wagub Jateng Apresiasi Gotong Royong Warga Kembangkan Pendidikan Keagamaan

oleh -123 kali dibaca
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menandatangani prasasti pembangunan Gedung Pondok Muslimat NU Mbah Musminah di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu (30/3/2022).

Kudus, isknews.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi pembangunan Gedung Pondok Muslimat NU Mbah Musminah di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu (30/3/2022). Dengan diresmikannnya gedung pusat kegiatan keagamaan tersebut, diharapkan pendidikan agama berbasis Islam dan Al-Qu’ran semakin maju dan berkembang.

Gedung pusat kegiatan pondok muslimat (Pusgia) yang dibangun swadaya oleh masyarakat tersebut, tidak hanya sebagai tempat kegiatan majelis ta’lim dan Taman Pendidikan Qur’an, namun juga sebagai pusat berbagai kegiatan lain dalam rangka mengembangkan pendidikan Islam yang rahmatan lil alamin atau Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta.

“Terimakasih kepada masyarakat Padurenan yang telah bergotong-royong membangun TPQ Manarul Huda, semoga bermanfaat seperti cita-cita para leluhurnya untuk memajukan pendidikan di Kecamatan Gebog dan sekitarnya,” katanya.

Taj Yasin mengaku senang dengan keberadaan gedung berbasis Nahdlatul Ulama, yakni pendidikan yang menjaga keutuhan negara Republik Indonesia. Termasuk lembaga-lembaga pendidikan agama Islam di daerah Kudus, yang sebagian besar di bawah asuhan ulama-ulama yang menjadi panutan dan menyebarkan “Islam rahmatan lil alamin”.

Ia berharap, melalui pendidikan Al-Qur’an dan syariat di Pondok Muslimat NU akan mencetak generasi yang memiliki budi pekerti luhur. Seperti halnya Nabi Muhammad yang mempunyai sikap dan akhlak yang mulai dan patut diteladani oleh umat muslim.

“Sehingga sejak kecil atau sebelum diangkat menjadi Nabi, beliau sudah dijuluki ash Shidiq, sebagai orang yang dipercaya orang lain karena akhlak dan tanggungjawabnya. Maka kita sebagai orang tua pun berharap anak-anak kita meniru seperti sifat–sifat Nabi Muhammad,” jelasnya.

Usai persmian Gedung Pondok Muslimat NU yang ditandai dengan pemotongan pita, Taj Yasin juga berkenan meresminan Asrama Putri sekaligus musala Ponpes Al-Hidayah 2 di Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog. Dalam kesempatan tersebut, wagub menyemangati para santri yang telah kehillangan orang tua untuk tetap rajin dan semangat menuntut ilmu.

“Ada banyak santri yang nasibnya kurang memyenangkan, yaitu tidak mempunyai orang tua karena ayah atau ibu telah meninggal dunia. Tetapi tidak perlu bersedih dan menjadi susah, karena kita bisa mencontoh Nabi Muhamamad juga yatim piatu. Yang jelas dengan belajar di ponpes maka derajat kita akan diangkat oleh Allah,” terang Taj Yasin. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :