Warga Mlatinorowito Terima Kursi Roda dan Sembako dari TP PKK-Baznas Kudus

oleh -78 Dilihat
Kusnin (63), warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus, menerima bantuan kursi roda dan paket sembako dari TP PKK Kabupaten Kudus bersama Baznas, Kamis (22/10/2026), untuk membantu mobilitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Kusnin (63), warga RT 3 RW 4 Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, menerima bantuan kursi roda dan paket sembako dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kamis (22/10/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus meringankan kebutuhan keluarganya.

Suasana haru menyertai penyerahan bantuan tersebut. Kusnin tak kuasa menahan tangis saat rombongan datang ke kediamannya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan setelah kondisi kesehatannya menurun dalam dua bulan terakhir.

Kakak Kusnin, Nur Said, menjelaskan bahwa adiknya mulai mengalami gangguan pada fungsi kedua kakinya setelah menderita penyakit darah tinggi. Kondisi itu membuat Kusnin kesulitan bergerak dan membutuhkan kursi roda untuk membantu mobilitasnya.

Sebelum mengalami gangguan kesehatan, Kusnin masih bekerja sebagai petugas kebersihan di pos keamanan lingkungan (poskamling) RW setempat. Namun, keterbatasan fisik yang dialaminya kini membuat pekerjaan tersebut tidak lagi dapat dijalani. Sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah karena ia kesulitan beraktivitas secara mandiri.

Bantuan kursi roda diharapkan dapat mempermudah Kusnin berpindah tempat dan menjalani kegiatan sehari-hari. Sementara itu, paket sembako yang diberikan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan, baik karena keterbatasan fisik maupun kondisi sosial ekonomi.

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, mengatakan bahwa pemberian bantuan kepada warga dilakukan dengan melibatkan sejumlah lembaga terkait. Langkah ini ditempuh agar kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai dengan jenis bantuan yang diperlukan.

Menurut Endhah, TP PKK Kudus menjalin koordinasi dengan Baznas, Dinas Sosial (Dinsos), Palang Merah Indonesia (PMI), serta para camat. Kerja sama tersebut membantu pihaknya memperoleh informasi mengenai warga yang membutuhkan alat bantu maupun dukungan sosial lainnya.

“Informasi dan data itu dari beliau-beliau ini ke kita. Nanti kita teruskan ke Baznas, Dinsos, atau PMI. Kalau memang tersedia, langsung kita tindak lanjuti dan kita sampaikan secara langsung kepada yang membutuhkan,” jelas Endhah.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi diperlukan agar bantuan tidak hanya disalurkan berdasarkan informasi yang diterima, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima.

Selain kursi roda, bantuan yang difasilitasi melalui kerja sama tersebut meliputi berbagai alat bantu mobilitas dan aktivitas fisik, seperti kaki palsu dan tangan palsu. Dukungan itu diharapkan dapat membantu warga menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik sesuai kondisi masing-masing.

Endhah menyampaikan bahwa jumlah alat bantu yang telah disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Kudus mencapai ratusan. Capaian tersebut tidak terlepas dari keterlibatan berbagai lembaga yang turut berkontribusi dalam membantu warga yang membutuhkan.

Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu terus dipertahankan agar semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhannya.

Melalui koordinasi tersebut, TP PKK Kudus juga berupaya memperkuat pendataan warga yang memerlukan perhatian khusus. Informasi dari pemerintah kecamatan dan lembaga sosial menjadi salah satu dasar untuk menghubungkan penerima dengan instansi yang dapat menyediakan bantuan.

Dengan adanya mekanisme tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh akses terhadap bantuan sosial maupun alat bantu yang diperlukan, tanpa harus menghadapi kendala dalam proses penyampaian kebutuhan.

Endhah berharap bantuan kursi roda dan sembako yang diterima Kusnin dapat memberikan manfaat bagi dirinya maupun keluarga. Ia juga menginginkan agar kolaborasi TP PKK, Baznas, Dinsos, PMI, dan pemerintah kecamatan terus berjalan sehingga kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

“Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” tuturnya. (AS/YM)