Warga Negara Harus Mengetahui Empat pilar Kehidupan Berbangsa & Bernegara

oleh

Kudus, isknews.com – Empat pilar┬ápancasila terdiri dari, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan yang terakhir Bhinneka Tunggal Ika.

Pelajar SMK NU 2 Ma’arif Kudus sedang mendengarkan dari Anggota MPR RI Ali Mahir.

Selain warga negara, khususnya para pemimpin masa depan yaitu para pelajar juga tidak kalah pentingnya untuk memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila adalah dasar negara yang paten untuk dijaga seutuhnya sebagai kekuatan NKRI,”kata Anggota MPR RI Ali Mahir.

Dirinya mengingatkan hafal Pancasila saja tak cukup, tapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pancasila yang terdiri dari lima sila mempunyai arti dan pemaknaan yang menyentuh sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

TRENDING :  SMK N 2 Kudus Akan Membuka Jurusan Baru

Hal itu yang disampaikan Politisi Partai Nasdem Dapil Jawa Tengah 2 saat menggelar sosialisasi dan dengar pendapat empat pilar kebangsaan di SMK NU 2 Maarif Jekulo Kudus.

Pada kesempatan itu, Bib Mahir, sapaan akrab Ali Mahir, juga sempat mengetes hafalan Pancasila para pelajar, Pelajar putri pertama yang ditunjuk maju ke depan kelas sukses menghafal Pancasila. Siswa putra kedua yang ditunjuk sempat keliru menyebutkan sila ketiga Pancasila. Meski sempat ditertawakan rekan-rekannya, ia tetap percaya diri menyebutkan kembali lima sila Pancasila secara benar. Untuk mengamalkannya syaratnya harus hafal terlebih dahulu kata Ali Mahir.

TRENDING :  Semangat Siswa Disabilitas Ikuti Ujian

Ia mengatakan empat pilar merupakan pondasi bangsa. Dengan diadakannnya sosialisasi ini, para pelajar diharapkan bisa menyerap materi tentang pilar-pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Politisi asal Kabupaten Kudus itu membandingkan saat menjalani masa awal perkuliahaan, setiap mahasiswa di kampusnya harus ikut penataran P4 selama seratus jam. Berbeda dari saat ini yang tidak ada syarat seperti itu. Karena itu kami meminta sekolah perlu memberi penekanan lebih agar pelajar memahami pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan).

TRENDING :  Pelajar Di Kudus Antusias Ikuti Expo Perguruan Tinggi 2017

Ali Mahir menambahkan, empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bineka Tunggal Eka, perlu dipegang teguh seiring kuatnya ancaman yang berpotensi memecah belah kesatuan dari kelompok-kelompok radikal. Untuk harus selalu di ingat empat pilar kebangsaan tersebut saling kait mengait, sehingga perlu dipahami dan diamalkan secara utuh. (AJ/ISKNEWS.COM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.