Tahan Mobil PLN, Warga Ngembal Kulon Kesal Listrik Sering Byar Pet

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Selama hampir 2 bulan, warga di tiga Rukun Tetangga (RT) Desa Ngembal Kulon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus mengeluhkan seringnya listrik padam yang terjadi berulang-ulang dengan durasi hingga berjam-jam. Lokasi padam terjadi di RT 3 RW 2, disusul sebagian RT 2 RW 2 dan RT 7 RW 3.

Saat petugas PLN Kudus datang pada Jumat (15/11/2019) malam, sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi petugas dengan mobil PLN-nya. Warga meminta kejelasan dan solusi supaya listrik tidak sering padam. Bahkan warga yang kesal sempat menahan kepergian mobil PLN saat akan meninggalkan kerumunan dengan dalih akan memperbaiki di tempat yang lain.

Budiono, Ketua RW 2 mengaku aktivitas warganya kerap terganggu ketika listrik padam, terutama pada malam hari. Banyak warga mengeluhkannya, selain para pekerja atau pengusaha yang bergantung dengan aliran listrik, juga imbasnya adalah anak-anak terganggu belajarnya saat malam hari.

“Dengan seringnya padam, saya mewakili warga terus terang sangat terganggu,” tegasnya dihadapan awak media, juga disaksikan Kepala Desa Ngembal Kulon, Arimi, Jumat (15/11/2019) malam.

Hal senada diungkapkan salah satu warga, Muhtadi. Ia meminta kepastian ke PLN supaya dicarikan solusinya agar tidak sering mati lampu.

“Sebelumnya, jika ada keluhan warga, PLN langsung tanggap untuk terjun ke lokasi, Namun setelah diperbaiki, esoknya mati lampu lagi, begitu sering berhari-hari, dalam sepekan ada 3 hingga 4 kali listrik padam,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Imam Ferdiansah, staff teknik unit layanan pelanggan (ULP) Kudus Kota langsung terjun ke lokasi malam itu juga di tengah-tengah kerumunan warga.

Kepada awak media, Ia menjelaskan jika trafo yang menyuplai di rumah warga ngembal kulon mengalami over load. Selama ini, lanjut Imam Ferdiansah, penyebab padamnya listrik diantaranya karena gangguan, cuaca, dan beban. “Untuk beban yang banyak akan membuat over, karena semakin padat pemukiman dan daya konsumsi warga, maka kondisi trafo semakin berat bebannya,” terangnya.

Ia menjelaskan, Beban trafo standartnya 113 ampere, namun untuk yang disini (warga Ngembal Kulon) daya konsumsi listrik 160 ampere. “Jadi sudah minus berapa ampare itu,” ujarnya.

Solusinya, kami akan tambahkan trafo berkapasitas 113 ampere lagi, “Besok akan kita perbaiki, tepatnya pagi kurang lebih jam 9 listrik di area sini akan kita padamkan sementara. Sebelum penambahan travo baru, otomatis ada jaringan baru yang akan kami garap untuk perluasan jaringan, jadi kami mohon warga untuk bersabar,” pesannya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :