Yayasan Al-Islamiyah Karangbener Kudus Gelar Manasik Haji Hingga Takbir Keliling

oleh
Siswa siswi saat melaksanakan manasik haji

Kudus, ISKNEWS.COM – Yayasan Al-Islamiyah Karangbener Bae Kudus mengadakan latihan manasik haji dan juga takbir keliling, Sabtu (10/8/2019) sore.

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka menyambut hari raya idul adha 1440 H atau biasa disebut lebaran haji. “Latihan manasik haji kali ini dilaksanakan setiap tahunnya, dan ini yang ke-10,” tutur Suminten, pengurus yayasan Al-Islamiyah.

Manasik haji diikuti 600 siswa-siswi dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Raudlatul Athfal (RA) Al-Islamiyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Kelompok Bermain (KB) Amanda dan TPQ Tarbiyatul Aulad.

Sedangkan takbir keliling diikuti 1000 orang lebih, yakni siswa-siswi beserta orang tua juga dilibatkan.

“Tujuannya untuk membentuk karakter, serta menginspirasi para siswa agar berperilaku baik dan terpuji dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suminten yang didampingi Gigih Agus Purnomo, Ketua Yayasan Al-Islamiyah Kudus.

TRENDING :  Ustadz Hary Mukti Ceramah Di Masjid Al Furqon Burikan
Suminten, pengurus yayasan Al-Islamiyah saat memberikan sambutan sebelum manasik haji dimulai.

Selain itu, kegiatan manasik haji juga bertujuan untuk mengenalkan tahapan-tahapan dalam melaksanakan ibadah haji kepada anak.

Kemudian, lanjut Suminten, kegiatan ini bisa memberikan pemahaman nilai-nilai tentang pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT pada anak usia dini, sehingga pada saatnya nanti mereka menyadari bahwa kewajiban seorang muslim yaitu berkurban dan melaksanakan rukun Islam yang ke lima.

Diawali dengan rukun haji yang pertama yakni niat untuk melakukan ibadah haji, ratusan siswa yang mengenakan pakaian ihram serba putih itu layaknya calon jamaah haji, Manasik Haji dipimpin Nur Halim Alhafidz.

Terlihat mereka antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan didampingi para guru masing-masing. “Dengan manasik haji yang dilakukan rutin setiap tahunnya, bertujuan (untuk) menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini,” harapnya.

TRENDING :  Bupati Kudus Ingin Pemimpin Lebih Cerdas Emosional

Para orang tua juga menunggu sambil duduk di ratusan kursi yang telah disediakan oleh panitia. Dalam manasik haji, seluruh siswa diwajibkan melakukan seluruh rangkaian rukun haji diantaranya melakukan niat, ibadah haji, melempar jumrah, tawaf, mengelilingi kabah, meminum air zam-zam dan lainnya.

“Anak-anak diajarkan rukun haji sejak dini sehingga mereka dapat memahami seperti layaknya menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya. Melalui pelatihan manasik haji anak, kita tumbuhkan iman dan takwa kepada Allah SWT serta semangat berhaji sejak dini,” harapnya.

Suasana arak-arakan takbir keliling.

Usai manasik, dilanjutkan dengan kegiatan takbr keliling, setelah didahui dengan shalat magrib berjamaah. Takbir keliling kali ini mengerahkan arak-arakan kereta mini yang khusus diperuntukkan siswa-siswi dan guru pembimbing, dua mobil display, serta sepeda motor para orang tua siswa yang mengikuti dari belakang.

TRENDING :  Sedekah Bumi Desa Lahar Ditandai Ritual Mengelilingi Punden

Peserta takbir keliling itu sekitar 1000 orang, rutenya dengan mengelilingi desa-desa di Kecamatan Bae, sebanyak tujuh desa. Berangkat dari sekretariat yayasan di Desa Karangbener, menuju ke Gondangmanis, Cendono, Bae, Panjang, Bacin, Pedawang, Gondangmanis dan kembali ke tempat semula. Total jarak yang ditempuh sekitar 7 kilometer. 

Diketahui, Yayasan Al-Islamiyah berdiri sejak 2008 silam, “Dulu berdirinya dihalaman pemilik yayasan yang baru diisi 30 siswa dan 8 guru, waktu itu hanya tingkat PAUD dan sekarang Alhamdulillah semakin bertambah siswanya maupun jenjang sekolah juga bertambah, yakni SDIT Al-Islamiyah,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :