Bupati Kudus 2018-2023 Patut Tiru Sunan Kudus dan Sunan Muria

oleh
Bakal Calon Bupati Kudus
Foto: Bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Kudus mengikuti dialog bersama dengan sejumlah elemen yang diselenggarakan paguyuban Keluarga Kudus Yogya (KKY), Sabtu (10-02-2018). (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Bupati Kudus periode 2018-2023 diharapkan, dapat meneladani kepemimpinan Sunan Kudus dan Sunan Muria. Sehingga dapat memberikan manfaat dan menyejahterakan rakyat dengan berbagai terobosan.

Hal itu disampaikan Dosen Geologi Universitas Gajah Mada, Agus Hendratmo, dalam acara dialog interaktif bersama bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kudus, di salah satu hotel di Kudus yang diselenggarakan paguyuban Keluarga Kudus Yogya (KKY), Sabtu (10-02-2018).

Acara yang mengangkat tema “Kudus-Ku, Kudus Kita, Kudus Sejahtera” itu mengundang lima bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Kudus. Sayangnya hanya tiga bakal paslon yang hadir yakni Akhwan-Hadi Sucipto, Hartoyo-Junaidi dan Tamzil yang hadir tanpa didampingi wakilnya. Sementara bakal paslon Masan-Noor Yasin dan Sri Hartini-Bowo tidak hadir.

TRENDING :  Raih Leadership Award 2017, Mendagri: Bupati Kudus Bapak UMKM dan Koperasi

Agus Hendratmo mengungkapkan, Kudus merupakan daerah unik dan istimewa. Sebab memiliki kesamaan dengan Kota Al-Quds di Yerusalem, Palestina. Di sana, lanjutnya, memiliki kondisi geografis yang mirip dengan Kudus di Indonesia.

“Sedikitnya ada tiga kesamaan, di antaranya nama kota, gunung, dan Masjid,” katanya. Nama kota Al-Quds dan Kudus memiliki arti sama yakni suci. Di Yerussalem juga terdapat gunung, kalau di Kudus namanya Gunung Muria, di sana bernama Muriah.

“Termasuk juga Masjidnya yang bernama Al-Aqso, sama dengan di Yerusalem. Ini menjadi keunikan tersendiri,” tambahnya.

Keunikan itu semakin bertambah, ketika Kudus pada zaman dahulu dipimpin dua anggota Wali Songo, yakni Sunan Kudus dan Sunan Muria. Sunan Kudus yang berada di bawah atau dataran rendah, mampu berkolaborasi dengan Sunan Muria yang berada di dataran tinggi.

TRENDING :  Bupati Kudus Apresiasi Jalinan Erat Antara Ulama, Umara, Umat, dan Pengusaha di Kudus

Duet dua Sunan, dinilai Agus mampu membawa Kudus menjadi kota yang makmur. Meskipun kecil secara luas wilayah, namun rakyatnya sangat bahagia.

Itu karena, imbuhnya, dua Sunan menyusun konsep penataan kota yang sangat luar biasa. Keduanya mengkolaborasikan sistem pemerintahan highland dan lowland, sehingga membuat rakyat sejahtera.

Dia menjelaskan, Sunan Muria menerapkan sistem highland dengan memaksimalkan lahan pertanian di Pegunungan Muria. Sedangkan Sunan Kudus memaksimalkan potensi di bawah dengan cara berdagang. Persamaan keduanya adalah mengedepankan mengaji, meskipun sibuk bekerja tetap harus mengaji.

“Dari hal itu seharusnya calon Bupati Kudus periode 2018-2023 dapat mencontoh. Caranya dengan memaksimalkan potensi yang ada. Dan yang paling penting adalah tidak melupakan pendidikan, sebagai pondasi untuk generasi penerus bangsa, khususnya warga Kudus,” tandasnya.

TRENDING :  Asal Usul Desa Wonosoco

Turut hadir dalam acara itu pegiat lintas agama Moh Rosyid, dosen Stain Kudus Nor Said yang juga menjadi panelis bersama Agus Hendratmo. Pengusaha, OPD, mahasiswa, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Ketua KKY, Zainur Ridho Aufa mengatakan, kegiatan yang dipelopori pihaknya diselenggarakan dengan maksud untuk memperkenalkan para bakal paslon. Menurutnya masyarakat harus tahu siapa pemimpinnya agar tidak salah pilih.

“Yang menjadi garisbawah dalam kegiatan ini yakni tidak boleh berkampanye. Fokusnya adalah dialog untuk kemajuan Kudus bersama bakal paslon,” ujar Zainur. (MK/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :