KUDUS, ISKNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan dasar. Ishana Syafira Senja, siswi kelas 1A SD Aisyiyah Multilingual Darussalam, berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi sekolahnya dalam ajang National Agriculture, Strategic Studies and Innovation Science Competition (NASISC).
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan pada 23 hingga 26 Oktober bertempat di SMA Taruna Nusantara Kampus Malang. Di bawah bimbingan guru dan dukungan penuh orang tua, Isana sukses memukau dewan juri melalui inovasi ciamiknya di bidang sains dan teknologi.

Dalam kompetisi tersebut, Isana membawa sebuah karya inovatif bernama Smart Bin atau tempat sampah pintar. Alat ini dirancang secara kreatif dengan memanfaatkan teknologi sensor jarak dan suara.
Ishana menjelaskan bahwa tempat sampah ini dirancang agar lebih praktis dan higienis. “Jadi Smart Bin itu, kalau ada tangan mendekat, dia membaca. Jadi nanti tutupnya bisa terbuka sendiri,” tutur Isana menjelaskan cara kerja alat buatannya.
Sebelum berlaga di Malang, Isana sempat mempraktikkan pembuatan serta penggunaan Smart Bin tersebut di hadapan guru dan teman-teman sekelasnya. Praktik baik ini pun direkam dalam bentuk video sebagai bagian dari persiapan dan dukungan pihak sekolah.
Rangkaian kegiatan lomba yang diikuti selama tiga hari di Malang memberikan kesan tersendiri bagi Isana. Acara pembukaan yang meriah dimulai pada Jumat sore, dilanjutkan dengan babak inti perlombaan pada hari Sabtu. Meski sempat merasa gugup (deg-degan) saat harus mempresentasikan dan menjelaskan karyanya di hadapan para juri, Isana mampu melalui proses tersebut dengan menghafal materi dengan baik.
Bagi Ishana, keikutsertaan dalam kategori inovasi strategis ini merupakan pengalaman pertamanya. Kendati demikian, siswi berprestasi ini bukanlah nama baru dalam dunia kompetisi. Tercatat selama duduk di bangku kelas 1 ini, ia telah aktif mengikuti sekitar 10 ajang perlombaan mulai dari bidang matematika, sains, hingga mata pelajaran lainnya.

Kepala Sekolah SD Aisyiyah Multilingual Darussalam, Hilfa Millati Azka, turut menyampaiakan apresiasi serta rasa bangganya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh anak didiknya. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi Ishana dan siswa-siswi lainnya.
Ibu Hilfa juga menambahkan rasa syukurnya karena prestasi ini menjadi sejarah baru bagi sekolah.
“Alhamdulillah, ini menjadi medali emas pertama bagi sekolah dalam bidang kompetensi, terutama dalam penemuan seperti ini. Semoga ke depannya akan ada medali-medali emas selanjutnya,” pungkas Ibu Hilfa.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kelas 1A, Nidaul Afidah, berharap prestasi ini menjadi langkah awal yang baik bagi perkembangan prestasi siswa di sekolah. Keberhasilan Ishana Syafira Senja membuktikan bahwa usia dini bukanlah halangan untuk menghasilkan karya besar. Melalui inovasi Smart Bin, Isana tidak hanya mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional, tetapi juga memberikan inspirasi nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan berbasis teknologi sejak dini. (*)







