Eksekusi Rumah Rozi Disebut Modus “Perampokan”

by
Eksekusi-Rumah-Rozi-2 isknews
Foto: Proses eksekusi rumah Achmad Rozi. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Achmad Rozi akhirnya kehilangan rumahnya yang berada di Jalan RA Kartini nomor 126, Desa Burikan, Kecamatan Kota. Kepastian itu setelah Pengadilan Negeri Kudus melakukan eksekusi pada Selasa (27-02-2018) kemarin, buntut kalah gugatan dari Mieke Yostania warga Purwosari, Kecamatan Kota.

TRENDING :  Aparat Bea Cukai Kudus Tangkap Pengusaha Rokok Ilegal Di Tunggul Jepara

Eksekusi tersebut mendapat tanggapan keras dari Achmad Rozi. Menurutnya dalam sengketa yang terjadi, faktanya dirinya tidak pernah menjual rumahnya kepada Mieke. Yang sebenarnya terjadi adalah utang piutang dengan Deni Ariyanto yang tak lain adalah suami Mieke.

Dia menyebut, dengan dalih memberikan utang kepadanya, Deni meminta jaminan sertifikat rumah dan tanah. Sebelum memberikan uang pinjaman, Rozi diminta menandatangani kertas kosong bermaterai.

TRENDING :  Napak Tilas Pertempuran Muria.

“Tanpa sepengetahuan saya, kertas kosong yang telah bermaterai ditandatangani dengan bantuan Notaris dijadikan kuasa jual mutlak. Dengan dasar itu, Deni melakukan balik nama sertifikat yang sebelumnya menjadi jaminan, dari atas nama saya menjadi nama istrinya,” tuturnya.

TRENDING :  Peringati Hari Sumpah Pemuda , HBC Kudus Lakukan Aksi Turun Jalan

Setelah sertifikat menjadi atas nama istrinya, lanjut Rozi, Mieke mengajukan gugatan pengosongan rumahnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :