Jangan Hanya Andalkan RS dan Puskesmas Untuk Keruk Pendapatan Daerah

by
ISKNEWS.COM

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Dalam RAPBD 2018 sisi Pendapatan Lain-lain Asli Daerah dianggarkan sebesar Rp.205.079.860.000. Akan tetapi, angka sebesar ini justru berasal dari pendapatan BLUD rumah sakit dan Puskesmas. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jepara diminta tidak boleh bangga, sebab sumber pencairan dana BLUD dari BPJS sedangkan BPJS hari ini sedang mengalami kesulitan tentang likuiditasnya. Hal ini disampaikan oleh Ahmad Faozi, juru bicara Fraksi Partai Golkar, baru-baru ini.

TRENDING :  Dikabarkan Hilang, Dua Nelayan Jepara Ditemukan Selamat

Menurut Faozi, PAD yang harus digenjot adalah pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan bukan berharap dari pendapatan lain- lain yang sah. Pemkab perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk mencari sumber pendapatan lain di luar dana transfer dari pemerintah pusat.

Dalam RAPBD tahun 2018, lanjut Fraksi Golkar, dana yang tersedia harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Demikian juga pendapatan daerah seoptimal mungkin harus berani diarahkan menjadi daerah reinventing goverment (pemerintah berwirausaha). Dari Rancangan APBD 2018 Fraksi Partai Golkar mencermati tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang pendapatan retribusi ditargetkan Rp.18.573.171.000,-. Target ini mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2017 yang hanya sebesar Rp.15.552.901.000.

TRENDING :  Persijap Jamu Persatu di Laga Perdana Liga 3

KOMENTAR SEDULUR ISK :