Lubang Jalan Sukolilo – Kudus Belum Diperbaiki

oleh
Foto: Warga setempat terlihat membuka tutup untuk mengatur lalin di lokasi jalan berlobang.(Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Lubang menganga di jalan alternatif Sukolilo – Kudus dikhawatirkan akan bertambah. Mengingat, ada sejumlah titik ruas bahu jalan yang terlihat tergerus oleh limpasan air sungai di pinggir jalan tersebut.

Hasil pantauan di lapangan, setidaknya ada dua lokasi bahu jalan yang ambrol. Yakni di depan SMPN 1 Sukolilo dan sebelah Barat sekolah itu.

Mengantisipasi adanya jatuh korban, pihak berwenang memasang garis polisi, dan warga sekitar mengatur arus dengan sistem buka tutup.

TRENDING :  GALANK,”Pembangunan Pagar di SD 1 Loram Wetan dan SD 3 Klaling Diduga Menyimpang”

Sedangkan, di pertigaan Sukolilo ke arah Kudus telah dipasang larangan melintas bagi kendaraan tonase, semisal truk dan bus. Hanya truk kecil terlihat masih melintas.

Foto: Warga setempat terlihat membuka tutup untuk mengatur lalin di lokasi jalan berlobang.(Istimewa)

Sementara yang berada di sebelah barat SMPN 1 Sukolilo sendiri, sudah diberi papan peringatan akan bahaya lubang.

Meski begitu, jika tak segera dibenahi dan mendapatkan penanganan yang serius dari instansi terkait, masyarakat sekitar khawatir, ambrolnya jalur tersebut dapat bertambah hingga memakan badan jalan dan menyebabkan akses warga terputus total.

TRENDING :  Pasar Trangkil Semalam Terbakaran

“Takutnya, kalau tidak dibenahi lubangnya akan bertambah ke badan jalan sehingga tidak dapat lagi dilewati,” tutur warga setempat, Wahyudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pati, A Faisal mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera meninjau lokasi untuk melangsungkan pengecekan seberapa parah kerusakannya.

TRENDING :  PPOSN Gelar Lomba Kompetisi Matematika Tingkat Jawa Tengah

“Kami akan memperkirakan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membenahi kerusakannya,” sebutnya.

Faisal menambahkan, jika biaya perbaikan di bawah Rp 50 juta, kemungkinan besar pihaknya bisa mengupayakan perbaikan melalui anggaran perbaikan.

“Tapi kalau lebih dari itu, kemungkinan paling cepat kami upayakan di APBD Perubahan. Karena sekarang ini, meski bencana tidak bisa serta merta langsung keluar.” Pungkasnya. (AM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :