Regional, isknews.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiagakan 1.022 agen LPG dan 267 SPBU selama periode Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna mengamankan pasokan energi bagi masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas libur akhir tahun.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar, aman, dan berkelanjutan, terutama di wilayah dengan potensi lonjakan konsumsi seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur logistik.
“Seluruh SPBU dan agen LPG tersebut kami siagakan 24 jam selama masa Satgas Nataru untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Untuk menjaga ketahanan suplai, Pertamina juga menyiapkan 59 unit mobil tangki yang difungsikan sebagai cadangan dan kantong pasokan BBM. Selain itu, disiagakan 18 layanan BBM modular serta 10 Kiosk Pertamina Siaga berupa dispenser portable yang menyediakan produk Pertamax Series dan Dex Series, khususnya di kawasan wisata dan titik keramaian yang belum terjangkau SPBU.
Pertamina turut menyiapkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) dan motorist siaga untuk pengantaran BBM langsung ke konsumen, terutama di lokasi rawan kemacetan. Sebanyak 19 unit PDS dan motorist disiapkan, serta 136 outlet layanan pengantaran Bright Gas untuk memenuhi kebutuhan LPG rumah tangga selama libur Nataru.
Tidak hanya fokus pada pasokan energi, Pertamina JBT juga menghadirkan fasilitas pendukung kenyamanan masyarakat berupa 3 unit Serambi MyPertamina. Fasilitas ini menyediakan tempat istirahat, mini klinik, dan layanan pendukung lainnya yang berlokasi di Rest Area KM 260 B Tol Pejagan–Pemalang, Rest Area KM 379 A Tol Pemalang–Batang, serta Mini Serambi MyPertamina di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
Taufiq menegaskan seluruh layanan ekstra tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan bepergian dengan aman, nyaman, serta tanpa khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG selama libur Nataru,” pungkasnya. (AS/YM)






