All Stars Kudus Terhenti, Papua, Sumut, Bandung, dan Tangerang Lolos Semifinal HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025

oleh -578 Dilihat
Tim tuan rumah All Stars Kudus (jersey kuning-gold) dan Tim All Stars Bandung (jersey pink-hitam) yang berjalan seru dengan dukungan gemuruh sorak sorai pendukung All Stars Kudus yang memadati tribun berkesudahan dengan skor 5-1 untuk Bandung, Jumat 11/07/2025 (Foto: istimewa/Djarum Foundation)

Kudus, isknews.com – Perebutan tiket semifinal HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Empat tim terbaik akhirnya mengunci langkah ke babak semifinal, yakni All Stars Papua, All Stars Sumut, All Stars Tangerang, dan All Stars Bandung, Jumat (11/07/2025),

Laga All Stars Papua kontra All Stars Yogyakarta menjadi sorotan utama. Jual beli serangan berlangsung sejak menit awal. Papua membuka keunggulan lewat gol Kristian Tareo Bapan di menit ke-4, memanfaatkan assist dari Jeane Franscoice Keram. Namun, Yogyakarta menyamakan kedudukan melalui penalti kapten Ratu Aisha Binar.

Pertarungan terus berlangsung ketat. Papua mengandalkan pressing tinggi dengan trio serang Kesya, Jeane, dan Kristian, sedangkan Yogyakarta bertahan rapat sambil sesekali melancarkan serangan balik. Babak pertama berakhir imbang 1-1.

Di babak kedua, Papua terus menggempur pertahanan Yogyakarta. Laga mencapai klimaks di lima menit terakhir saat Kristian mencetak dua gol cepat di menit 54 dan 55. Ia menambah satu gol lagi di menit 58, mencetak hattrick dan membawa Papua menang telak 4-1.

Kapten All Stars Papua, Putry, mengungkapkan syukur dan menyebut semangat tim tak pernah padam. “Kami terus pressing dan tidak beri ruang lawan bermain. Itu kunci kemenangan kami,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.

Assistant Coach Papua, Touskha Oktafia Stevelien Iba menambahkan bahwa timnya solid namun tetap harus evaluasi. “Kami percaya dengan talenta anak-anak Papua, tapi kami juga sadar masih ada yang perlu dibenahi,” tegasnya.

Dari kubu Yogyakarta, pelatih Ixsan Fajar Pranoto mengakui keunggulan Papua terutama dalam aspek fisik. “Kami bermain terbuka dan sudah all out. Tapi di menit akhir, fisik dan konsentrasi anak-anak menurun,” katanya.

Kapten Yogyakarta, Ratu Aisha, tetap memberikan semangat kepada rekan-rekannya. “Kami tetap kepala tegak. Papua tim hebat, dan kami akan terus belajar,” ujarnya menyentuh hati.

Sementara itu, All Stars Sumut juga tampil cemerlang dengan mengalahkan All Stars Malang 4-1. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Sumut meledak di babak kedua lewat gol dari Nurmalisa, penalti Oedaijah, serta dua gol dari Fadilla.

Malang hanya mampu membalas lewat penalti Ratu Bilqis Azzahra di menit 56. Namun pressing intensif Sumut membuat mereka tak berkutik hingga akhir laga.

Pelatih Sumut, Agus Riyadi, menyebut kemenangan berkat evaluasi dan kebahagiaan bermain bola. “Kami tidak pasang target. Fokusnya adalah bermain baik dan menikmati pertandingan,” jelasnya.

Sementara itu, Oedaijah menyoroti adaptasi cuaca yang baik sebagai faktor pendukung. “Kami pernah kalah karena cuaca. Sekarang kami lebih siap, dan teman-teman luar biasa,” ungkapnya.

Di pertandingan lain, All Stars Bandung dan All Stars Tangerang juga meraih kemenangan meyakinkan. Mereka menyusul Papua dan Sumut melaju ke babak empat besar, memastikan semifinal HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 akan mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.

Sementara itu, tim tuan rumah All Stars Kudus harus mengubur mimpi melaju ke babak semifinal setelah gagal meraih kemenangan. Bermain dengan dukungan penuh suporter, tim Kudus menampilkan permainan yang penuh semangat, namun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis.

Coach All Stars Kudus,Yayat Hidayat, dalam sesi konferensi pers menyatakan bahwa anak-anak asuhnya sudah tampil maksimal. “Kami bangga dengan perjuangan para pemain. Mereka tidak gentar dan tampil berani. Kekalahan ini akan jadi bahan evaluasi ke depan,” tegasnya.

Kapten tim All Stars Kudus, Nayla Dwi Ramadhani, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap tim. “Kami sudah bermain dengan hati, dan saya yakin pengalaman ini akan menjadikan kami lebih kuat di masa depan,” ucapnya sambil menahan haru.

Kegagalan melaju tak menyurutkan semangat para pemain muda Kudus. Meski tersingkir, penampilan mereka tetap mendapat apresiasi dari para penonton yang memadati tribun. Mereka keluar lapangan dengan kepala tegak.

Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 masih menyisakan dua hari menuju babak final. Empat semifinalis akan kembali berlaga untuk memperebutkan dua tiket final yang akan berlangsung Minggu mendatang di arena yang sama.

Babak perempat final hari ini juga turut disaksikan langsung Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indonesia, Veronica Tan. Usai pertandingan, ia mengapresiasi ratusan putri dari 16 regional yang telah berpeluh keringat sepanjang bergulirnya HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars bergulir.

Ia menilai kolaborasi PSSI bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS dalam menggelar kejuaraan menjadi angin segar kembalinya kejayaan sepak bola putri Tanah Air, juga kesetaraan gender dalam sepak bola.

“Senang ya karena kejuaraan ini memberi kesempatan dan wadah yang sama kepada perempuan untuk bermain sepak bola, yang selama ini identik dimainkan oleh laki-laki. Melihat para atlet yang bertanding mereka memiliki semangat juang tinggi. Kami dari Kementerian PPPA selalu mendukung agar kejuaraan sepak bola di Indonesia ada jenjang profesi, yang nantinya mewakili Indonesia di kancah lebih tinggi,” jelas Veronica di sela pertandingan babak perempat final. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.