Jasa Penukaran Uang di Kudus Mulai Beroperasi, Biaya Adminnya Segini

oleh -503 Dilihat
Foto: Suminah (60) bersama uang pecahan baru di lapak jasa penukaran uang di kawasan Kota Kudus, Sabtu (28/2/2026).

Kudus, isknews.com – Bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026, jasa penukaran uang di Kudus mulai bermunculan. Salah satunya yang berada di kawasan kota Kudus sudah beroperasi sejak tiga hari lalu.

Suminah (60), penjaga jasa penukaran uang tersebut, mengatakan layanan penukaran tahun ini resmi dibuka kembali dengan jam operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari.

“Sudah buka tiga hari yang lalu, Mas. Setiap tahun memang kami jualan di sini,” ujar Suminah saat ditemui, Sabtu (28/2/2026).

Ia menjelaskan, untuk tahun ini terdapat kenaikan biaya administrasi penukaran uang. Jika tahun lalu awalnya dipatok 10 persen per Rp100 ribu, kini menjadi 15 persen per Rp100 ribu.

“Sekarang jasa adminnya 15 persen per Rp100 ribu. Tahun kemarin awalnya 10 persen, nanti menjelang Lebaran bisa naik sampai 20 persen,” jelasnya.

Menurut Suminah, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh sulitnya mendapatkan stok uang pecahan kecil dari pengepul. Ia menyebut, uang yang ditukarkan diperoleh dari pengepul, sementara pengepul mengambilnya dari Jakarta.

“Sekarang ambilnya dari pengepul, pengepul ambil dari Jakarta. Pengambilannya juga susah, mungkin itu yang bikin naik,” katanya.

Meski sudah mulai beroperasi, Suminah mengaku belum bisa memprediksi apakah penjualan tahun ini akan lebih ramai dibanding tahun lalu. Pasalnya, kondisi ekonomi yang dirasa masih sulit membuat banyak orang berpikir ulang untuk menukar uang dalam jumlah besar.

“Belum tahu ya, Mas, ini masih susah. Banyak yang tanya-tanya dulu. Pengambilannya juga susah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, biasanya permintaan akan meningkat beberapa hari menjelang Lebaran. Pada momen tersebut, tarif administrasi pun berpotensi mengalami kenaikan seperti tahun-tahun sebelumnya. (AS/YM)