Tak Terbendung! Atlet Muda Kudus Kuasai Tenis Meja Porprov Jateng 2026, Borong 4 Emas

oleh -78 Dilihat
Atlet muda Kabupaten Kudus mengantarkan cabang olahraga tenis meja meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Dominasi atlet muda Kabupaten Kudus mengantarkan cabang olahraga tenis meja meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Kontingen Kudus berhasil mengumpulkan tujuh medali, terdiri atas empat emas, satu perak, dan dua perunggu.

Capaian tersebut sekaligus melampaui target yang ditetapkan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Kudus sebelum kompetisi berlangsung. Hasil ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pembinaan tenis meja di Kota Kretek.

Ketua PTMSI Kabupaten Kudus, Heni Sandra Nurwati, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para atlet yang mampu memberikan hasil terbaik selama pertandingan.

“Alhamdulillah, PTMSI Kabupaten Kudus berhasil menjadi juara umum dengan perolehan empat emas, satu perak, dan dua perunggu. Hasil anak-anak juga melebihi target,” ujar Heni, Senin (2/11/2026).

Pertandingan cabang olahraga tenis meja Porprov XVII Jawa Tengah 2026 berlangsung di GOR Gotong Royong, Ambarawa. Dalam kompetisi tersebut, atlet Kudus menunjukkan performa positif dan berhasil meraih medali dari sejumlah nomor pertandingan.

Empat medali emas Kudus diperoleh melalui nomor beregu putra, ganda putra, ganda putri, dan tunggal putra. Pada nomor ganda putra, emas dipersembahkan Donny Prasetya Aji yang berpasangan dengan Dafi Nanda Fahreza Putra.

Sementara itu, pasangan Putri Deni Wulandari dan Citra Rasmi menyumbangkan emas dari nomor ganda putri. Adapun Mochamad Zeldan Jabal Tharikh berhasil menjadi yang terbaik pada nomor tunggal putra.

Tambahan medali perak diperoleh melalui pasangan Donny Prasetya Aji dan Kharinza Matahari pada nomor ganda campuran. Sedangkan dua medali perunggu turut melengkapi perolehan kontingen Kudus, termasuk dari nomor tunggal putri yang diraih Citra Rasmi.

Heni menyebut, keberhasilan tersebut semakin membanggakan karena mayoritas atlet yang memperkuat Kudus masih berusia muda. Rata-rata pemain berada pada rentang usia 17 hingga 18 tahun dan masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

“Anak-anak kami rata-rata masih SMA. Namun, mereka sudah bisa mengimbangi pemain dari daerah lain yang usianya lebih senior. Itu menjadi pencapaian luar biasa bagi kami,” jelasnya.

Ia juga menyoroti penampilan Citra Rasmi yang mampu bersaing menghadapi atlet senior pada nomor tunggal putri. Menurut Heni, kemampuan teknik dan kecepatan Citra sudah cukup baik. Namun, pengalaman membaca variasi permainan lawan masih perlu ditingkatkan.

Heni menjelaskan, kemampuan bermain tenis meja tidak hanya ditentukan oleh kekuatan pukulan dan kecepatan. Pemain juga harus memiliki ketenangan, kecermatan membaca arah bola, serta kemampuan menentukan strategi sesuai karakter permainan lawan.

“Bukan hanya power dan kecepatan. Anak-anak harus belajar menikmati permainan, memahami bola yang datang, dan mengetahui bagaimana menghadapinya. Hal itu masih perlu banyak dipelajari, terutama oleh atlet putri,” katanya.

Selama pelaksanaan pertandingan, seluruh atlet tenis meja Kudus juga berada dalam kondisi kesehatan yang baik tanpa kendala berarti. Ke depan, hasil Porprov 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi PTMSI Kudus untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan latihan.

Heni optimistis para atlet memiliki potensi untuk meraih prestasi lebih tinggi pada kompetisi berikutnya. Dengan usia yang masih muda, para pemain dinilai memiliki kesempatan untuk terus berkembang melalui peningkatan pengalaman dan kematangan permainan.

“Melihat potensi anak-anak sekarang, harapan kami pada Porprov berikutnya bisa sapu bersih medali. Mereka sudah mampu bersaing, tinggal menambah pengalaman, kesabaran, dan kematangan permainan,” pungkasnya.

Keberhasilan meraih empat medali emas dan gelar juara umum menjadi catatan penting bagi tenis meja Kabupaten Kudus. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan hasil pembinaan atlet muda yang diharapkan dapat terus berlanjut pada kejuaraan mendatang. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.