Target Cuma 1 Emas, Gateball Kudus Justru Borong 4 Medali dan Jadi Juara Umum!

oleh -75 Dilihat
Penyerahan penghargaan Cabor gateball di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. (Foto: Dok. Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Kontingen gateball Kabupaten Kudus tampil gemilang di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Tak hanya memenuhi target, atlet Kota Kretek justru melampaui capaian yang direncanakan dengan merebut gelar juara umum setelah mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Keberhasilan tersebut menjadi hasil membanggakan bagi tim gateball Kudus. Sebelum kompetisi berlangsung, tim pelatih hanya membidik satu medali emas melalui nomor ganda putra. Namun, penampilan para atlet di lapangan mampu menghasilkan tambahan medali dari sejumlah nomor lainnya.

Pelatih Gateball Kudus, Wahyudi Purnomo, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih para atlet melampaui target awal yang telah ditetapkan.

“Target kita sebenarnya satu emas di ganda putra. Alhamdulillah, ternyata mendapat tambahan dari ganda campuran. Jadi, total ada dua emas, satu perak, dan satu perunggu,” ujarnya, Senin (2/11/2026).

Dua medali emas Kudus masing-masing diperoleh dari nomor ganda putra dan ganda campuran. Sementara itu, medali perak disumbangkan melalui nomor tunggal putra, sedangkan perunggu diraih dari nomor triple putra.

Seluruh pertandingan gateball Porprov XVII Jawa Tengah 2026 berlangsung di Lapangan Stadion Kridanggo, Kota Salatiga. Dalam persaingan tersebut, perjalanan atlet Kudus tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pada hari pertama, kontingen belum berhasil memperoleh medali dari nomor beregu putra.

Wahyudi menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi atlet adalah kondisi lapangan yang tidak rata dan memiliki karakter berbeda dibandingkan tempat latihan. Situasi tersebut membuat pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan.

Tim pelatih kemudian melakukan evaluasi untuk memperbaiki pola permainan sekaligus membantu atlet menemukan kembali ritme bertanding. Upaya tersebut mulai membuahkan hasil pada hari kedua melalui raihan medali perak dari nomor tunggal putra.

Performa kontingen Kudus semakin meningkat pada hari ketiga dengan keberhasilan mengamankan dua medali emas. Sementara itu, satu medali perunggu berhasil melengkapi perolehan Kudus pada hari terakhir pertandingan.

“Awalnya kami belum mendapat medali di beregu putra karena harus menyesuaikan kondisi lapangan. Setelah evaluasi, hari kedua mulai menemukan irama permainan dan mendapat perak. Hari ketiga meraih dua emas, kemudian hari terakhir mendapat perunggu,” jelas Wahyudi.

Persaingan cabang olahraga gateball tahun ini juga berlangsung ketat dengan keikutsertaan 17 kabupaten/kota. Sejumlah daerah yang menjadi pesaing Kudus di antaranya Banyumas, Temanggung, Purworejo, Kabupaten Semarang, dan Surakarta. Wahyudi menyebut Banyumas dan Cilacap menjadi dua daerah yang memberikan perlawanan cukup kuat.

Selain strategi permainan, tim pelatih juga memperhatikan kondisi fisik atlet selama kompetisi. Perubahan cuaca dari panas menjadi hujan tidak menimbulkan keluhan kesehatan berarti. Para atlet diingatkan menjaga kebugaran dengan mencukupi kebutuhan air putih dan mengonsumsi vitamin apabila diperlukan.

Meski berhasil meraih gelar juara umum, Wahyudi menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan. Dari sisi teknik, kemampuan atlet dinilai sudah cukup baik dalam menjalankan strategi. Namun, ketahanan mental ketika menghadapi tekanan pertandingan masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih.

“Terutama saat tertekan atau ketika lawan mulai menguasai permainan, mental pemain perlu kita benahi lagi. Selebihnya, atlet sudah menjalankan strategi yang diberikan,” pungkasnya.

Keberhasilan meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu menjadi pencapaian penting bagi gateball Kabupaten Kudus. Hasil tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjadi motivasi untuk mempertahankan prestasi pada kompetisi berikutnya. (YM/YM)