Tolak Kirim Banser, GP Ansor Kabupaten Pati Dukung Muktamar Jatmi

oleh -481 Dilihat
Foto: Ketua GP Ansor Pati, Itqonul Hakim, tetap mengedepankan Tasamuh atau toleransi. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati, dipastikan tidak akan mengirimkan anggota Bansernya dalam kegiatan Muktamar Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh Indonesia (Jatmi) XI, yang akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an AKN Marzuqi di Desa Selempung, Kecamatan Dukuhseti, Pati, pada 9-12 Maret mendatang.

Kepastian tersebut, disampaikan pengurus GP Ansor Kabupaten Pati, saat mengadakan acara Konfrensi Pers di gedung NU Pati, Selasa malam (06-03-2018).

Dalam keterangan pers yang disampaikan Ketua Ansor Pati, Imam Rifa’i pihaknya tegas melarang keberadaan anggota barisan serba gunanya untuk terlibat dalam kegiatan Muktamar Jatmi, meski menurut informasi dalam Muktamar tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh penting lainya.

Menurutnya, larangan tersebut berdasarkan fatwa dari Rois Suriyah KH. Muhamad Aniq Muhammadun, yang menyebut kegiatan Jatmi tidak ada afiliasinya dengan Jam’iyah Nahdatul Ulama (NU).

Apalagi yang menjadi tuan rumah dalam kegiatan Muktamar Jatmi, adalah orang yang pernah mendapat sanksi sosial bersatatus narapidana atas kasus perlindungan anak.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ansor Pati, Imam Rifa’i juga mendeklarasikan untuk penolakan kegiatan Muktamar Jatmi di Selempung.

Sementara terpisah, keesokan harinya Rabu (07-03-2018), Itqonul Hakim yang juga mengaku sebagai Ketua Ansor Kabupaten Pati yang sah, dia tidak membenarkan konfrensi pers yang di laksanakan GP Ansor kubu Imam Rifa’i.

Menurutnya, selama ini GP Ansor Pati tidak pernah melakukan deklarasi penolakan kegiatan Jatmi yang akan dilaksanakan di Selempung.

Namun dia membenarkan bahwasannya, GP Ansor Pati memang tidak akan melibatkan Banser dalam Muktamar Jatmi.

“Kemarin memang ada surat dari Panitia Muktamar Jatmi yang intinya mereka meminta bantuan personil Banser untuk pengamanan. Namun dari hasil rapat semua pimpinan cabang, memutuskan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut, dengan beberapa pertimbangan dan alasan yang tidak bisa kita utarakan,” ujar Itqon.

Meski tidak bisa melibatkan Banser, namun GP Ansor kubu Itqon mengaku tetap mendukung berlangsungnya acara Muktamar Jatmi, bahkan dia juga berharap kegitan Muktamar akan berlangsung sesuai dengan rencana tanpa ada halangan apapun.

“Jangan karena kita berbeda lalu kita membecinya, itu bukan sifat orang NU. Meski Jatmi memang bukan bagian dari NU, tapi kami tetap mengedepankan Tasamuh atau toleransi.” ujar Itqon

Sekedar diketahui, saat ini kondisi kepemimpinan Ansor di Kabupeten Pati memang terjadi dualisme kepemimpin antara GP Ansor, kubu Imam Rifa’i dan GP Ansor Kubu Itqonul Hakim. Namun dari Konfercab GP Ansor yang terakhir pada 22 Desember 2017, Itqonul Hakim yang terpilih menjadi Ketua GP Ansor Kabupaten Pati secara aklamasi. (IN/RM)

No More Posts Available.

No more pages to load.